Pro Player Game Takken asal Jepang, Tanukana Dipecat Tim Cyclops Athlete Gaming Akibat Hina Pria Pendek

- Sabtu, 19 Februari 2022 | 18:12 WIB
Tanukana, Pro player asal CYCLOPS athlete gaming (@cyclops_athlete_gaming)
Tanukana, Pro player asal CYCLOPS athlete gaming (@cyclops_athlete_gaming)

HALUANRIAU.CO, E-SPORT - Salah satu pro player wanita asal tim Cyclops Athlete Gaming yang berbasis di Osaka, Tanukana resmi dipecat oleh timnya akibat telah menghina pria pendek.

Pemain pro Tekken wanita asal jepang tersebut di live streamingnya 15 Februari 2022 yang lalu menyebutkan bahwa yang tinggi badanya kurang dari 170cm tidak pantas mendapatkan hak asasi manusia.

Beberapa jam setelah ia melontarkan kata hinaan tersebut, Tanukana kemudian mengunggah sebuah ciutan (sekarang telah dihapus) pada twitter pribadinya @kana_xiao

“Konten dari salah satu stream saya disebut ujaran kebencian. Itu bukanlah maksud saya, namun sepertinya ada banyak orang yang merasa tidak nyaman [mendengarnya]. Jadi saya tarik kembali apa yang telah saya katakan, saya meminta maaf. Saya hanya ingin mengatakan bahwa saya menyukai pria tinggi….namun di live stream saya selalu berbicara seolah dengan orang-orang yang sangat dekat dengan saya, sehingga kalimat yang saya pakai tidak pantas. Maaf.”

Baca Juga: Rockstar sedang Mempersiapkan Game Anyar Bully 2

Dua hari berselang, pada 17 Februari 2022, Cyclops Athlete Gaming dalam sebuah pernyataan di situs resminya menyatakan bahwa pihaknya telah memutus kontrak dengan Tanukana:

Screenshot bunyi pernyataan tim Cyclops Athlete Gaming di situs resminya (Cyclops Athlete Gaming)

“Pada 17 Februari 2022, kami memutus kontrak dengan ‘Tanukana’ yang sebelumnya berada di bawah naungan ‘Cyclops Athlete Gaming’. pernyataan-pernyataan dan perilaku yang tidak pantas [dari Tanukana] di live stream-nya pada 15 Februari 2022, tidak bisa kami terima, dan kami pun mengambil keputusan untuk memutus kontraknya." bunyi pernyataan situs resminya.

Kami juga menilai bahwa segala bentuk diskriminasi atau pernyataan menyakitkan termasuk yang dibuat [Tanukana] di SNS (Social Network Service/Sosmed) tidak bisa dimaafkan, dan kami menjunjung tinggi diversifikasi untuk semua orang." tutup pernyataan resmi tim E-Sport Jepang tersebut.

Baca Juga: Game Mobile Mendominasi di Tahun 2021

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Sumber: indozone.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Karyawan di PHK Besar-Besaran, Twitter Digugat

Sabtu, 5 November 2022 | 06:35 WIB

KataOS, Sistem Operasi Baru Milik Google

Jumat, 21 Oktober 2022 | 14:17 WIB

Ingin Edit Ciutan di Twitter, Kamu Wajib Bayar

Minggu, 4 September 2022 | 15:50 WIB

Seri iPhone 14 Akan Dirilis Dalam Waktu Dekat

Kamis, 18 Agustus 2022 | 18:47 WIB
X