Pertimbangkan Kelestarian Alam, Muncul Rencana Menyeragamkan Konektor USB

- Rabu, 22 September 2021 | 14:36 WIB
Jenis USB-B, USB-C dan Lightning (Foto: tomekwalecki dari Pixabay)
Jenis USB-B, USB-C dan Lightning (Foto: tomekwalecki dari Pixabay)

 

HALUANRIAU.CO, TEKNOLOGI - Teknologi pada saat ini mengalami perkembangan yang sangat pesat dari tahun ke tahunnya. Setiap tahunnya akan selalu ada inovasi baru yang muncul dari dunia teknologi.

Perkembangan yang cepat ini menyebabkan para pengguna dipaksa mengikuti apa yang disuguhkan oleh perusahaan teknologi.

Kita ambil contoh perkembangan Universal Serial Bus (USB) atau biasa digunakan sebagai media untuk mengisi baterai gawai (charge).

USB ini setiap tahunnya mengalami perkembangan, sehingga bentuknya selalu berubah dari masa ke masa.

Baca Juga: Pasca Muscab, DPC PAN Kateman Optimis Raih Kursi di Pileg 2024

Bayangkan saja, jika semua perusahaan teknologi mengembangkan versi USB mereka masing masing. Ini akan merepotkan kita para pengguna gawai.

Namun, ada potensi semua charger di masa depan akan seragam.  Berita ini dikutip dari pikiran-rakyat.com dengan Charger USB-B, USB-C, dan Lightning Bikin Repot, Muncul Rencana Akan Diseragamkan.

Komisi Eropa, Kamis 23 September 2021 akan mengajukan proposal kepada badan legislatif untuk menyeragamkan pencatu daya atau charger ponsel, komputer, tablet, dan headphone di wilayah Uni Eropa. Hal itu disampaikan sumber Reuters.

Rencana penyeragaman charger gawai dianggap akan lebih berdampak pada Apple, pabrik pembuat iPhone, daripada para pesaingnya.

Baca Juga: Vaksinasi Merdeka Serentak, Polda Riau Gandeng Perguruan Tinggi Siapkan 9000 Vaksin Dan 1500 Paket Bansos

Selama lebih dari sedekade, badan eksekutif dan legislatif Uni Eropa telah mendorong penggunaan charger yang seragam karena dianggap lebih baik bagi kelestarian lingkungan dan lebih nyaman bagi pengguna.

Komisi Eropa ingin agar penjualan charger dipisahkan dari penjualan gawai. Mereka juga mengusulkan port pengisian daya yang selaras.

Apple mengatakan, aturan yang memaksa penggunaan satu jenis charger dapat menghalangi inovasi, menciptakan tumpukan sampah elektronik, dan mengganggu konsumen.

Daya iPhone diisi dengan menggunakan kabel konektor Lightning. Sementara perangkat pesaingnya yang berbasis Android menggunakan konektor USB-C.

Baca Juga: 14.824 Guru Ikuti Ujian Kompetensi Tahap 1 PPPK, Kadisdik Pemprov Riau Hanya Terima 222

Sekira 50 persen charger yang dijual bersama gawai pada 2018 memiliki jenis konektor USB micro-B, 29 persen memiliki konektor USB-C, dan 21 persen konektor Lightning. Data itu didapat dari studi Komisi Eropa pada 2019.***(Yusuf Wijanarko/pikiran-rakyat.com)

Halaman:
1
2

Editor: Taufik Ilham

Sumber: PikiranRakyat.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Perbedaan Realme GT Neo2 dan GT Neo2T

Kamis, 28 Oktober 2021 | 13:03 WIB

Facebook Dikabarkan Akan Ganti Nama

Rabu, 20 Oktober 2021 | 17:08 WIB
X