Duo Raksasa Teknologi Dunia, Hyundai dan LG, Kerjasama Bangun Pabrik Batrai Mobil di Indonesia

- Kamis, 16 September 2021 | 14:01 WIB
Ilustrasi mobil listrik
Ilustrasi mobil listrik

HALUANRIAU.CO,TEKNOLOGI - Dua Raksasa Teknologi LG dan Hyundai bekerja sama membangun Pabrik Batrai Mobil Listrik di Indonesia.

Perkembangan dunia otomotif khususnya untuk teknologi terbarukan semakin berkembang pesat, terutama di Indonesia.

Minat serta kebutuhan akan teknologi yang ramah lingkungan menjadi sangat hype di kalangan masyarakat.

Presiden Jokowi telah melakukan groundbreaking pembagunan pabrik batrai listrik hasil kerjasama dengan merek otomotif asal Korea Selatan Hyundai, pada Rabum 15 September 2021.

Dalam pelaksanaan pembangunanya, Hyundai berkerja sama dengan perusahaan elektronik asal Jepang LG, dengan nilai investasi mencapai Rp.15 triliun dan menjadikan pabrik tersebut sebagai yang terbesar dan pertama di ASEAN.

Dikutip dari pikiran-rakyat.com dengan judul Hyundai dan LG Bikin Pabrik Baterai Mobil Listrik di Indonesia, Bisa Produksi 150 Ribu Setahun, pabrik tersebut akan dibangun di lahan seluas 330.000 meter persegi yang diperkirakan dapat memperoduksi sekitar 150 ribu unit BEV (sel baterai kendaraan listrik).

Kedua perusahaan tersebut akan memiliki saham sebesar 50:50 persen.

Proses pembangunan tersebut akan dilaksanakan pada tahun 2023 dan diharapkan dapat beroperasi pada awal tahun 2024.

Saat beroperasi secara penuh, fasilitas ini ditargetkan dapat memproduksi 10 GWh sel baterai lithium-ion dengan bahan katoda NCMA (nikel, kobalt, mangan, aluminium) setiap tahunnya, yang mana cukup untuk memenuhi kebutuhan 150.000 unit BEV.

Selain itu, fasilitas ini juga akan disiapkan untuk meningkatkan kapasitas produksinya
hingga 30 GWh agar dapat memenuhi pertumbuhan permintaan BEV di masa yang akan datang.

Sel baterai yang diproduksi di Karawang ini nantinya akan digunakan pada model kendaraan listrik milik Hyundai Motor dan Kia yang dibangun di atas platform khusus BEV dari Hyundai Motor Group, yaitu Electric-Global Modular Platform (E-GMP).

Pabrik baru ini akan membantu Hyundai dan Kia untuk memproduksi kendaraan dengan efisiensi, performa, dan keamanan tingkat tinggi dengan cara memasok sel baterai yang dioptimalkan untuk berbagai model BEV dari kedua perusahaan otomotif tersebut.

Selain Jokowi, dalam peresmian pembangunan pabrik baterai mobil listrik ini juga turut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, serta Menteri Investasi Bahlil Lahadalia. Selain itu, seremoni ini juga dihadiri oleh Hong Woo-pyeong, CEO Battery Cell joint venture dan Youngtack Lee, Head of Asia-Pacific headquarters Hyundai Motor Company.

Pada saat yang bersamaan, Euisun Chung, Chairman Hyundai Motor Group, Sung Hwan Cho,
President & CEO Hyundai Mobis, dan Jong-hyun Kim, President & CEO LG Energy Solution,
juga menghadiri seremonial ini secara virtual dari Korea.*** (pikiran-rakyat.com/Aldiro Syahrian)

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Perbedaan Realme GT Neo2 dan GT Neo2T

Kamis, 28 Oktober 2021 | 13:03 WIB

Facebook Dikabarkan Akan Ganti Nama

Rabu, 20 Oktober 2021 | 17:08 WIB

Rekomendasi Ponsel Waterproof untuk Pekerja Outdoor

Kamis, 7 Oktober 2021 | 15:54 WIB
X