Operator Di SPBU Km 9 Perawang Kurang, Warga Kecewa Harus Antri saat Pengisian BBM

- Minggu, 4 Juli 2021 | 15:54 WIB
IMG-20210704-WA0014
IMG-20210704-WA0014

HALUANRIAU.CO, SIAK- Masyarakat Kecamatan Tualang,Kabupaten Siak Provinsi Riau, kecewa atas pelayanan SPBU Km.9 Kota Perawang.

Kekecewaan masyarakat yang hendak melakukan pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk kendaraan bermotor di SPBU yang berada di Km.9 Perawang tersebut bukan tanpa alasan, pasalnya, “ masyarakat harus antri dikarenakan kurangnya operator yang melakukan pengisian Bahan Bakar minyak (BBM) di SPBU tersebut”.

Bayangkan saja, di SPBU tersebut terdapat lima Pompa yaitu : Pertalit ada dua pompa, Pertamax, Solar dan Dexlite, sementara untuk tenaga operatornya hanya empat orang petugas.

Sementara untuk setiap pompa terdapat empat nozel disisi kiri dan kanan, masyarakat harus antri menunggu petugas operator selesai mengisi di pompa pertalite dan petugas tersebut mengejarkan antrian yang sudah menumpuk di pompa Pertamax.

Kekecewaan tersebut disampaikan oleh salah seorang warga yang sedang melakukan Pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax, minggu (4/7) siang.

Warga yang enggan disebutkan namanya tersebut mengatakan, Kalau seperti ini pelayanan di SPBU KM.9 Perawang, kasian operatornya harus kejar sana sini, dan beresiko kata dia.

Petugas operator sudah dipekerjakan seperti robot, instansi terkait dalam hal ini Pertamina harus memberikan teguran kepada manajemen pengeloloa SPBU Km.9 Kota Perawang, sambungnya.

Terlihat, siang itu seorang pria petugas operator di SPBU Km.9 tersebut kewalahan, karna harus mondar mandir ke pompa satu ke pompa yang lainnya, belum lagi bunyi klakson kendaraan dan teriakan pengendara yang ingin cepat untuk melakukan pengisian BBM.

Saat dikinformasi petugas operator SPBU Km.9 itu mengatakan, mau bagaimana lagi pak, kami hanya pekerja, semua kebijakan pimpinan. Petugas operator disini hanya empat orang, sementara pompa ada lima seperti bapak lihat sendiri, apalagi saat jam sibuk saat warga banyak yang melakukan pengisian BBM, kami pasti kewalahan, ujarnya sambil mengusap kepala karna kesal.

Sementara manejer SPBU Km.9 bernama Edo Fiskayanto saat dikonfirmasi awak media tidak mengangkat telphone nya, pesan Washapp pun hanya contang satu menandakan pesan belum diterima.

 

 

Reporter: Dolly Sandro

Editor: Eka Buana Putra

Terkini

Bupati Siak Ingin Ada Kedai BRK di Kampung

Sabtu, 24 Juli 2021 | 10:28 WIB
X