Kembangkan Objek Wisata Reliji

- Senin, 20 Mei 2019 | 12:18 WIB
Bupati Rohil saat meninjau lokasi pembangunan Masjid Cheng Ho
Bupati Rohil saat meninjau lokasi pembangunan Masjid Cheng Ho

Rokan Hilir (HR)-Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir akan membangun Masjid Muhammad Cheng Ho. Pembangunan Masjid dengan arsitektur yang kental akan nuansa Tionghoa itu rencananya akan dibangun di Bagansiapiapi, yang rencananya juga dijadikan sebagai objek pariwisata reliji.

Bupati Rokan Hilir Suyatno.mengatakan alasan dibangunnya Masjid Muhammad Cheng Ho di Bagansiapiapi kalau menurut sejarah bahwa yang membuka pertama Kota Bagansiapiapi itu adalah orang-orang dari Tiongkok, maka dia beranak pinak (mempunyai keturunan) di daerah itu.

Makanya orang-orang keturunan Tionghoa banyak di Kota Bagansiapiapi, dan bahkan banyak juga yang sudah masuk agama Islam.

"Nah kita berkaca mata dari situ, seperti di Palembang ada Masjid Muhammad Cheng Ho, dan banyak lagi di Indonesia ini. Makanya kita tertarik sesuai dengan sejarah," kata Suyatno.

Ia menyebutkan, pembangunan Masjid Muhammad Cheng Ho di Kota Bagansiapiapi, Kecamatan Bangko, tepatnya di belakang Pujasera segera dilaksanakan.

"Jadi, pembangunan Masjid Muhammad Cheng Ho ini segera dilaksanakan dengan luas lahannya lebih kurang dua hektare," kata Suyatno.usai meninjau rencana pembangunan Masjid Muhammad Cheng Ho di Bagansiapiapi.

Suyatno.mengatakan mengenai anggaran untuk pembangunan Masjid tersebut tidak ada masalah. "Kalau dihitung-hitung, anggaran pembangunannya sekitar Rp8 miliar. Ini sumbangsih dari tokoh-tokoh masyarakat yang berada di luar Rokan Hilir. Dalam waktu secepatnya, peletakan batu pertama itu kita lakukan mungkin setelah lebaran," ujarnya.

Ia pun meminta, agar lahan di lokasi pembangunan Masjid tersebut segera dibersihkan supaya terlihat bersih dan ada keseriusan bahwa pemerintah daerah betul-betul ingin membangun Masjid Muhammad Cheng Ho, dan ini untuk yang kesekian kalinya di Indonesia.

"Masjid Muhammad Cheng Ho ada seperti di Palembang, Jakarta dan daerah lainnya. Di Riau, ya Insya Allaah mungkin di Rokan Hilir. Ini salah satu bentuk keseriusan kita dalam meningkatkan ketaqwaan kita kepada Allah SWT, kita harus serius membangun masjid ini," ucapnya.

Dalam pembangunan nanti, Masjid Cheng Ho juga dilengkapi menara 25 tingkat dengan ketinggian mencapai 50 meter.

"Kalau kita naik ke atas itu akan kelihatan Kota Bagansiapiapi dan sekitarnya," kata Bupati.

Bukan hanya itu, di Masjid itu juga nantinya ada taman tempat orang wisata, Taman Pendidikan Al-Qur'an dan perpustakaan. "Jadi ini lengkap, di samping orang ingin beribadah juga berwisata. Akan kita tata betul-betul supaya ini jadi sebuah tempat yang indah, dijadikan objek pariwisata religius. Juga jalan-jalan yang menuju ke arah rencana pembangunan Masjid ini akan kita lebarkan nanti," katanya.

Bupati mengharapkan, semua masyarakat Rokan Hilir khususnya Bagansiapiapi dan sekitarnya, mendukung program rencana pembangunan Masjid Muhammad Cheng Ho ini.

Bupati Rokan Hilir Suyatnojuga mengharapkan, dukungan Dewan Masjid Indonesia bersama Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Rohil, terkait rencana pembangunan Masjid Muhammad Cheng Ho di Bagansiapiapi.

Suyatno, usai menghadiri pertemuan dengan Remaja Masjid Se-Kabupaten Rohil di Gedung Pertemuan Misran Rais, mengaku, sudah memaparkan tentang rencana program pembangunan Masjid Muhammad Cheng Ho kepada DMI bersama BKPRMI Rohil.

"Jadi spontan nampaknya kita mendapatkan dukungan. Ini maklumlah, kita membangun masjid yang agak aneh bagi orang awam seperti bentuknya kelenteng. Tapi sebenarnya kan tidak kelenteng, itu kan hanya sebuah ciri khas saja, Cheng Ho," kata Suyatno.

Bupati berharap hal itu tidak perlu dipersoalkan lagi. Yang penting, niat membangun Masjid Muhammad Cheng Ho itu bagaimana, tentu untuk kemaslahatan umat.

"Tidak hanya umat kita yang sekitar 100 orang lebih yang mualaf itu, tapi secara umum boleh itu digunakan," ujarnya.(Adv)

Editor: redaktur haluan

Tags

Terkini

X