Berada di Komplek Kejati Riau, Proyek Lapangan Tenis Diyakini Tak Selesai Tepat Waktu

- Jumat, 2 Desember 2022 | 16:01 WIB
Kondisi terkini proyek lapangan tenis yang berada di  Komplek Kejati Riau (Dodi/HRC)
Kondisi terkini proyek lapangan tenis yang berada di Komplek Kejati Riau (Dodi/HRC)

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU - Kendati berada di komplek Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, tidak membuat pihak terkait mempercepat pembangunan lapangan tenis. Hingga berakhirnya kontrak, progres pekerjaan diketahui masih sekitar 50 persen.

Proyek tersebut bernama Fisik Pembangunan Prasarana Pendukung Gedung Kejaksaan Tinggi Provinsi Riau (Lapangan Tenis). Kegiatan tersebut berada di Satuan Kerja (Satker) Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Provinsi Riau.

Adapun sumber dana adalah APBD Provinsi Riau Tahun Anggaran (TA) 2022 dengan nilai kontrak sebesar Rp3.580.249.838,75. Proyek tersebut dikerjakan CV Parsamean Utama dan disupervisi oleh CV Line Architecture.

Proyek tersebut dikerjakan berdasarkan kontrak dengan Nomor: 743.1/PUPRPKPP/CK/Kontrak-Fsk.Tenis,Kejati/05 tertanggal 14 Juli 2022. Sementara Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) dengan Nomor 743.1/PUPRPKPP/CK/Kontrak-Fsk.Tenis,Kejati/07 tertanggal 19 Juli 2022. Sedangkan masa kerja adalah 150 hari kalender.

Pengerjaan proyek masih sebatas pembuatan tapak pondasi, dan pemasangan tiang-tiang. Hal ini diyakini masih jauh dari kata selesai mengingat pekerjaan tersebut harus berakhir pada akhir Desember 2022.

Ditanyakan perihal perkembangan pengerjaan, Welman mengatakan pihaknya telah melakukan sejumlah langkah-langkah. Itu bertujuan untuk mempercepat progres pengerjaan.

"Kita sudah melakukan langkah-langkah jelang akhir tahun," ujar Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dari Dinas PUPR-PKPP Riau itu.

Tidak diketahui langkah-langkah apa yang dimaksud Welman. Untuk untuk pastinya, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) diyakini lebih mengetahuinya.

"Itu kan kebijakan Pak Kabid la, bukan saya. Saya cuma PPTK bukan, bukan PPK," sebut dia.

Saat ditanyakan, apakah pekerjaan tersebut bisa selesai tepat waktu, Welman tidak bisa memastikan. Namun, kata dia, progres pekerjaan sudah sekitar 50 persen.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X