8 Daerah Dilanda Banjir dan Longsor, Gubri Tetapkan Status Siaga Darurat

- Kamis, 1 Desember 2022 | 19:12 WIB
Pemprov Riau, melalui BPBD menetapkan dtatus siaga darurat banjir dan longsor untuk wilayah Riau
Pemprov Riau, melalui BPBD menetapkan dtatus siaga darurat banjir dan longsor untuk wilayah Riau

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU-Pemerintah Provinsi Riau, akhirnya menetapkan status siaga darurat bencana banjir dan longsor, mulai tanggal 1 hibgga 31 Desember 2022. Penetapan status tersebut berdasarkan keputusan Gubernur Riau nomor KPTS 1747/XII/2022 tanggal 1 Desember 2022, dan ditandatangani oleh Gubernur Riau Syamsuar.

Kepala Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau M Edy Afrizal, mengatakan, penetapan status Siaga darurat banjir dan longsor ini juga berdasarkan status 8 Kabupaten Kota yang telah menetapkan status siaga darurat banjir dan longsor. Dimana wilayah Riau dalam beberapa minggu ini dolanda hujan lebat.

"Penetapan status siaga darurat ini menimbang dari 12 Kabupaten/Kota di Provinsi Riau, ada 8 Kabupaten/Kota diantaranya telah menetapkan status darurat bencana banjir dan longsor. 8 daerah yang menetapkan status siaga ini diantaranya, Kabupaten Kuantan Singingi, Kabupaten Kampar, Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Indragiri Hilir. Lalu, Kabupaten Rokan Hilir, Kabupaten Rokan Hulu, Kabupten Bengkalis dan Kota Pekanbaru,” ujar Edy Afrizal, didampingi Kepala BMKG Pekanbaru, dan Kepala Basarnas.

Dijelaskan Edy, upaya yang telah dilakukan dalam menangani banjir dan longsor diantaranya, telah melakukan kajian cepat guna memperoleh data dan informasi kejadian bencana. Kemudian, tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD, Basarnas, Dinas Sosial, relawan beserta Instansi terkait relah melakukan evakuasi bagi warga yang terdampak.

“Lokasi yang dilanda banjir juga telah di pasang tenda bagi pengungsian, membuat dapur umum, menyalurkan logistik, himbauan dan sosialisasi juga telah dilakukan. Selanjutnya, Pemprov Riau dan Kabupaten/Kota juga telah melakukan apel siaga untuk menghadapi bencana banjir dan longsor ini,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, Edy juga menyampaikan ada beberapa titik daerah rawan longsor yang perlu diwaspadai dan diantisipasi, terutama di jalur lintas Provinsi Riau-Sumbar. Diantaranya, daerah XIII Koto Kampar, jalur Taluk Kuantan- Perbatasan Sumbar. Kemudian jalur Rengat -Tembilahan, jalan lintas perbatasan Riau-Jambi.

“Kami menghimbau masyaraky berhati-hati di jalur-jalur yang rasan longsor. Titik-titiknya terutama di jalan lintas perbatasan Sumbar, dan Jambi. Selalu mewaspadi jika bepergian dalam kondisi hujan,” imbau Edy Afrizal.

 

Editor: Nurmadi

Tags

Terkini

Ketum Ika UNRI Tampil di Podcast Perdana Ikafe

Jumat, 3 Februari 2023 | 23:03 WIB
X