Tausiyah Rutin di Masjid Al-Mizan Kejati Riau, Ini Isi Ceramah Ustaz Nazriel Abdul Muluk

- Senin, 31 Oktober 2022 | 14:46 WIB
Ustaz Nazriel Abdul Muluk memberikan tausiyah agama dalam kegiatan pengajian rutin di Masjid Al-Mizan Kejati Riau
Ustaz Nazriel Abdul Muluk memberikan tausiyah agama dalam kegiatan pengajian rutin di Masjid Al-Mizan Kejati Riau

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau kembali melaksanakan kegiatan keagamaan berupa pengajian rutin. Kali ini, tausiyah agama disampaikan oleh Ustaz Nazriel Abdul Muluk.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid Al-Mizan, dan diikuti oleh pegawai Kejati Riau.

Dikatakan Bambang Heripurwanto, kegiatan keagamaan ini rutin dilaksanakan oleh pegawai di lingkungan Korps Adhyaksa tersebut. Kali ini, pengajian rutin tersebut mengusung tema 'Setiap cobaan akan diiringi kenikmatan jika kita menjalaninya dengan selalu bersyukur, ikhlas, dan sabar'.

"Pengajian rutin kali ini disampaikan oleh Ustaz Nazriel Abdul Muluk, LC., MA," ujar Kepala Seksi (Kasi) Penerangan Hukum (Penkum) dan Humas Kejati Riau itu, Senin (31/10).

Dalam tausiyahnya, kata Bambang, Ustaz Nazriel Abdul Muluk, LC., MA menyampaikan bahwa Nabi Muhammad SAW berkata, satu orang yang mendapat naungan dari Allah SWT ialah orang yang di masa mudanya bisa menjaga dirinya dari perbuatan zina, karena laki-laki yang baik itu ditakdirkan untuk wanita yang baik-baik juga meskipun sebaliknya.

Ustaz Nazriel Abdul Muluk kata Bambang, juga menyampaikan tentang orang tua Nabi Muhammad SAW. Di saat mereka baru menikah 3 hari, ayah Rasullullah SAW diperintahkan untuk berdagang ke negeri Syam selama 3 bulan. Kemudian istrinya, Siti Aminah meridhoi perjalanan suaminya tersebut.

Qadarullah, setelah itu meraka cepat dikaruniai kehamilan yakni Nabi Muhammad SAW. Namun di saat kepulangan dari berdagang tersebut, ayahanda dari Nabi Muhammad SAW, Abdullah, wafat.

"Salah satu hikmah yang dapat diambil dari wafatnya ayahanda Nabi Muhammad SAW ialah untuk menghindarkan Beliau dari dosa kepada ayahnya," sebut Bambang.

Lanjut Ustaz Nazriel Abdul Muluk dalam tausiyahnya, sebut Bambang, dari setiap cobaan itu akan diiringi kenikmatan jika kita menjalaninya dengan selalu bersyukur, ikhlas, dan sabar.

Seperti kenikmatan yang dialami ibunda Rasulullah SAW, yakni selama kehamilannya beliau tidak seperti layaknya wanita biasa. Yaitu, ia tidak merasakan sakit, pegal dan mual layaknya wanita hamil pada umumnya.

"Hingga saat melahirkan pun Beliau diberikan kemudahan yang luar biasa," kata Bambang.

"Kemudian setelah Rasulullah lahir beliau disusui oleh seorang wanita bernama Halimah Tusa’diyah yang mempunyai kelapangan hati dan ikhlas untuk menyusui Rasulullah walaupun dalam keadaan kesulitan. Karena keikhlasannya tersebut ia akhirnya mendapatkan keajaiban yang luar biasa setelah menyusui Rasulullah," sambungnya.

Dengan dilaksanakan pengajian ini, diharapkan pegawai Kejati Riau dapat menyegerakan kebaikan tanpa menunggu adanya keihklasan, karena keberkahan hanya milik Allah SWT.

"Kegiatan pengajian rutin ini mengikuti secara ketat protokol kesehatan (prokes)," pungkas Bambang.

Editor: Dodi Ferdian

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pelajar di Dua Sekolah Terindikasi LGBT

Selasa, 30 Mei 2023 | 15:45 WIB
X