Positif Covid-19 Membludak 2.096 Kasus, Setelah Penggabungan Hasil Positif Swab PCR dan Rapid Antigen

- Kamis, 29 Juli 2021 | 19:51 WIB
Kadiskes Riau, Mimi Yuliani Nazir
Kadiskes Riau, Mimi Yuliani Nazir

Pekanbaru-Pelaksanana Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4, di Kota Pekanbaru, ternyata berdampak terhadap meningkatnya kasus pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Provinsi Riau. Karena sesuai dengan aturan dari Pemerintah, seluruh daerah yang masuk dalam PPKM level 4, dilakukan peningkatan pemeriksaan selain sample swab PCR, tapi juga sample swab rapid Antigen.

 

Akibatnya kasus pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Provinsi Riau, membludak, karena penggabungan hasil swab positif PCR dan hasil swab positif rapid antigen. Dari data sample swab yang masuk mencapai 7.727 sample, baik tang dari swab PCR dan Rapid Antigen. Dengan hasil positif Covid-19 mencapai 2.096 kasus.

 

“Inikan sekarang penerapan PPKM level 4, ada surat percepatan pemeriksaan, dan pemeriksaan sekarang dengan Antigen. Dengan Rapid Antigen itu, kalau dia positif sudah dikategorikan positif sudah termasuk yang terkonfirmasi, antigen ya rapid bukan bodi. Sekarangkan penyekatan-penyekatan yang dilima tempat itukan dilakukan pemeriksaan Antigen, kalau ada yang positif terhitunglah sebagai terkonfirmasi belum lagi pelacakan-pelacakan yang hasil Rapid antigen,” ujar Kadiskes Riau, Mimi Yuliani Nazir, Kamis (29/7).

 

Dijelaskan Mimi, dalam aturan yang diterapkan selama PPKM level 4, setiap orang yang masuk dilakukan pemeriksaan rapid antigen, disetiap perbatasan. Termasuk perjalanan yang menggunakan penerbangan, laut dan darat. Tidak hanya PPKM level 4, daerah yang masuk level 3 juga diterapkan pemeriksaan rapid antigen. Oleh sebab itu banyak orang yang masuk ke daerah level 4 dan 3, terkonfirmasi positif, baik swab PCR maupun rapid antigen.

 

“Sepanjang daerah tersebut masuk dalam PPKM level 4 dan 3, Pekanbaru kan masuk, tetap dilakukan rapid antigen. Memang banyak juga dari luar Riau yang terkonfirmasi positif, ini ada sebanyak 111 orang. Belum lagi nanti hasil tracing dan tracking nya, sebagai pelacakan kontak erat dan suspek terhadap yang positif Covid-19. Jika hadilnya rapid antigen positif makan sudah masuk dalam klaim terkonfirmasi positif,” jelas Mimi.

Halaman:

Editor: Nurmadi

Tags

Terkini

Dewan Pers Apresiasi Pergub Kerjasama Media di Riau

Jumat, 24 September 2021 | 19:24 WIB

Pulang Kampung Gubri Tambah Bonus Leani Rp1 M

Minggu, 19 September 2021 | 20:03 WIB
X