Pendiri Yayasan Abdurrab, dr. Tabrani Rab Meninggal Dunia

- Minggu, 14 Agustus 2022 | 21:26 WIB
Prof. Dr. dr. Tabrani Rab, Sp.P (Susiana Binti Tabrani)
Prof. Dr. dr. Tabrani Rab, Sp.P (Susiana Binti Tabrani)

Baca Juga: Polsek Kunto Darussalam Taja Vaksinasi Merdeka, 129 Warga Divaksin

Sebagai mantan ketua HMI dan juga seorang aktifis, dirinya merasa prihatin dengan kondisi masyarakat Riau yang masih sangat miskin dan berbanding terbalik dengan sumber daya alamnya yang kaya.

Dari hasil diskusinya dengan Arifin Ahmad bersama juga dengan Soeman HS, Tabrani Rab disarankan untuk mendirikan sebuah yayasan yang kini dikenal dengan yayasan Abdurrab.

Yayasan Abdurrab bergerak dibidang Pendidikan dan Kesehatan. Dasar dibentuknya yayasan adalah kepedulian dan keprihatinan terhadap kondisi pendidikan dan kesehatan masyarakat Riau. Sebagai seorang dosen di Universitas Riau dan seorang dokter spesialis Paru Prof.dr.H. Tabrani Rab merasa ketidak adilan pemerintah pusat dalam membagi hasil sumber daya alam Riau berupa minyak namun kemiskinan di Riau sangat memprihatinkan.

Beliau mendirikan Rumah Sakit Paru di Jl. Jend. Sudirman No. 410 dan pada tahun 1979 mendirikan Rumah Sakit Tabrani II di Jl. Riau Ujung No. 73. Namun Rumah sakit Tabrani II belum berfungsi maksimal sehingga tahun 1994 didirikanlah lembaga pendidikan pertama kali yaitu SMK Analis.
SMK Analis ini didirikan juga karena keprihatinan Prof. Tabrani terhadap tenaga kesehatan yang melakukan pemeriksaan di Laboratorium di Puskesmas dan Rumah Sakit yang banyak diisi oleh tenaga tamatan SMA dan tidak layak.

Pada tahun 1994 beliau juga mendirikan Akademi Keperawatan, Kampus, dan Sekolah ini berlokasi di Jl. Riau. Ujung No. 73 yang semula Rumah Sakit Tabrani II dijadikan Kampus dan Institusi Pendidikan.

Sejak tahun 1996, beliau disertai oleh anandanya Susiana Tabrani yang baru menyelesaikan pendidikan dokternya di Universitas Sumatera Utara terus mengembangkan lembaga pendidikan sehingga lahirlah pada tahun tahun berikutnya, akademi analis farmasi dan makanan, akademi fisioterapi, akademi kebidanan, akademi analis kesehatan.

Pada tahun 2005, institusi kesehatan memiliki izin menjadi universitas. Dinamakan Universitas Abdurrab. Yang terdiri atas Fakultas Tekhnik. Fisipol. Fakultas Psikologi. Fakultas Ilmu Kesehatan.
Pada tahun 2008, akhirnya cita cita Prof. Tabrani Rab tercapai, yaitu memperoleh izin Fakultas Kedokteran Dikti.

Baca Juga: Peringati Hari Pramuka ke-61, Sekda Dedy Sambudi Sematkan Lencana Pancawarsa Pada Tiga Orang dari Kwarda Riau

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

SMSI Riau Teken MoU Dengan PT Sarana Pembangunan Riau

Jumat, 2 Desember 2022 | 09:54 WIB
X