Komjen Pol Gatot Eddy Pramono Dikukuhkan sebagai Guru Besar Ilmu Hukum, Hal Ini yang Disampaikan Rektor UNRI

- Rabu, 20 Juli 2022 | 17:30 WIB
 (Dodi/HRC)
(Dodi/HRC)

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU - Komjen Pol Gatot Eddy Pramono dikukuhkan sebagai Guru Besar dalam Bidang Ilmu Hukum (Pemolisian yang Humanis) di Universitas Riau (UNRI), Rabu (20/7). Melalui pengukuhan itu, diharapkan mampu memberikan pengayaan ilmu pengetahuan dalam bidang Ilmu Hukum, khususnya dalam penegakan hukum yang berkeadilan.

Hal itu disampaikan Rektor UNRI, Aras Mulyadi di sela-sela kegiatan yang diselenggarakan di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) UNRI Pattimura Gobah, Pekanbaru. Turut hadir, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dan rombongan, segenap civitas akademika UNRI, dan undangan lainnya.

Dikatakan Rektor, Presiden RI, Joko Widodo pernah menyampaikan arahan, yakni perwujudan dari rasa keadilan dan kemanfaatan hukum, harus bisa dirasakan oleh masyarakat dengan mengedepankan upaya pencegahan dalam menjaga keamanan ketertiban (kamtibmas). Pencegahan itu dilakukan melalui berbagai tindakan pengujian dengan humanis, namun tegas ketika diperlukan, sehingga penegakan hukum sebagai upaya terakhir harus taat prosedur dan menjunjung tinggi hak asasi manusia.

"Arahan tersebut, tentunya muncul sebagai paradigma baru Polri. Satu di antara realisasi tuntutan reformasi dalam rangka menuju terwujudnya kehidupan masyarakat, bangsa dan negara yang demokratis, yang ditandai dengan terselenggaranya pemerintahan yang transparan, akuntabilitas, good governance, menjunjung tinggi supremasi hukum, dan penghormatan terhadap hak azasi manusia," ujar Rektor UNRI Aras Mulyadi.

"Melalui penyampaian orasi ilmiah yang diuraikan oleh Komjen Pol Prof Dr Gatot Eddy Pramono MSi dengan judul Pemolisian Humanis, Transformasi Penegakan Hukum yang Berkeadilan, memberikan pengayaan ilmu pengetahuan dalam bidang Ilmu Hukum tentang strategi Polri dalam mewujudkan Transformasi penegakan Hukum yang berkeadilan," sambung Rektor.

Baca Juga: TNI Masuk Desa, Plt. Bupati Kuansing Buka Kegiatan TMMD ke 114 Tahun 2022 di Kuantan Hilir

Lebih lanjut, Rektor menjelaskan mencermati perkembangan ilmu pengetahuan, khususnya dalam transformasi penegakkan hukum yang berkeadilan, pada prinsipnya adalah menciptakan rasa keadilan sosial di tengah masyarakat dalam rangka mewujudkan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja Polri, melalui langkah dan tindakan yang kongkret serta aksi nyata.

Tambahnya, Pemolisian Humanis yang dibangun melalui konsep-konsep, pemikiran, cara pandang, kerangka teoritik, dan sebagainya, tentulah sangat bermanfaat untuk menjadi tambahan referensi bagi Bidang Keilmuan Hukum untuk terus bisa dikembangkan.

Melalui Peraturan Menteri Kebudayaan, Pendidikan, Riset dan Teknologi Nomor 88 Tahun 2013 dan selanjutnya melalui pembaruan Permendikbudristek Nomor 38 tahun 2021, seseorang yang memiliki keahlian dan prestasi luar biasa dapat diangkat dalam jabatan akademik dosen tidak tetap dalam jenjang jabatan akademik tertentu pada perguruan tinggi.

"Di sinilah peran dari jabatan akademik tersebut, buah dari karya pemikiran yang bersifat pengetahuan yang dihasilkan, memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi pengetahuan eksplisit di Perguruan Tinggi dan bermanfaat untuk kesejahteraan umat manusia," terang dia.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gubri Teken UMK 12 Daerah, Dumai Terbesar Rp3.723.278

Kamis, 8 Desember 2022 | 15:28 WIB

SMSI Riau Teken MoU Dengan PT Sarana Pembangunan Riau

Jumat, 2 Desember 2022 | 09:54 WIB
X