Pemprov Ambil Alih Gedung LAM Riau, Yose: Besok Kita Ganti Kunci

- Selasa, 5 Juli 2022 | 14:10 WIB
Kepala Dinas Kebudayaan Raja Yoserizal saat memberikan keterangan
Kepala Dinas Kebudayaan Raja Yoserizal saat memberikan keterangan

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU-Pemerintah Provinsi Riau, akhirnya mengambil langkah tegas dengan mengambil alih aset Pemprov Riau gedung Lembaga Adat Malayu (LAM) Riau, setelah tiga kali Pemprov Riau melayangkan surat kepada pengurus LAM Riau, masa bakti 2017-2025 dibawah kepemimpinan Syahril Abubakar.

Kepala Bidang Hukum Setdaprov Riau, Yan Dharmadi, mengatakan, pihaknya telah melayangkan surat ke pihak LAM Riau yang sudah habis masa jabatannya tahun 2022 ini. Dan sesuai dengan Permendagri nomor 19 batasan waktu lima tahun peminjaman aset milik Pemprov sudah selesai.

“Kita sekarang berbicara regulasi, dan sudah dilakukan pengelolaan aset sudah mengajukan surat pengembalian aset, secara hukum kita sudah mengikuti aturan, namun tidak diserahkan.

Substansinya hari ini berita acara pengembalian, dan sudah dilaksanakan pengguna aset dalam hal ini Dinas Kebudayaan, sekarang sudah secara patut dan peminjaman walaupun aset tidak dikembalikan, otomatis di kuasi kembali ke Pemprov,” tegas Yan Dharmadi, Selasa (4/7).

Dijelaskan Yan Dharmadi, pihaknya sejauh ini masih menghargai pihak LAM dibawah kepemimpinan Syahril Abubakar, dan Pemprov Riau tidak ada ikut campur dalam permasalahan LAM Riau saat ini, yang terjadi dualisme. Pihaknya hanya menjalankan kepatutan dalam menyelesaikan aset pemerintah, yang sudah habis masa peminjaman sesuai Permendagri.

“Sesuai azas kepatutan, kalau ada pertikaian lain konteks siapa yang dimebangkan silahkan mengajukan lagi, jangan sampai di politisir pengambilan aset Pemerintah. Pemprov sudah menyurati tiga kali inikan punya aset pemerintah, sekali lagi sesuai dengan Permendagri 19 pedeoman pengelolaan aset daerah, jika habis masa peminjaman dikembalikan ke Pemprov,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Riau, Raja Yose Rizal Zein, menjelaskan, pihaknya telah meminta pengurus LAM Riau masa bakti 2027-2022, untuk mengembalikan aset Pemprov. Namun saat pertemuan di gedung LAM Riau, masih belum mau mengembalikan aset secara sah. Oleh sebab itu ia bersama biro hukum sepakat untuk mengambil alih gedung LAM Riau, secara aturan yang sah.

“Sebagai pengguba aset kita mengambil gedung ini, dan kita akan minta pendampingan untuk mengamankan aset pemerintah, ini wibawa pemerintah sesuai yang disampaikan biro hukum untuk mempertahankan,” kata Yose.

 

“Hari ini kita lebih persuasif dan lebih soft meminta pengembalian, dan besok kita minta pihak kepolisan, kejari, satpol PP untuk melakukan pendampingan untuk mengganti kunci. Karena ini aset kita, kita inginnya persuasif dan besok akan ada penggantian kunci,” tambahnya.

Halaman:

Editor: Nurmadi

Tags

Terkini

X