Gubri Himbau Masyarakat Jaga Kondusifitas Pasca Bentrok, 17 Pelaku Sudah Diamankan

- Senin, 20 Juni 2022 | 12:26 WIB
Pj Bupati Kampar, Kamsol, saat berada ditengah-tengah masyarakat untuk menjaga kondusifitas pasca bentrok
Pj Bupati Kampar, Kamsol, saat berada ditengah-tengah masyarakat untuk menjaga kondusifitas pasca bentrok

 

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU-Gubernur Riau, Syamsuar, menghimbau kepada masyarakat Desa Terantang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, yang terlibay konflik, agar dapat menahan diri dan menjaga suasana kondusif, pasca bentro antra warga dengan pihak pengamanan koperasi Iyo Basamo, Minggu (19/6).

“Itu sudah diselesaikan oleh Kapolda, dan saya sudah mendapatkan laporan dari Kapolda penyelesaian yang ada di Kampar. Mudah-mudahan kondusiflah,” ujar Gubri, Senin (20/6).

Sementara itu, Pj Bupati Kampar, Kamsol, menjelaskan, pihaknya bersama Polres, Pengadilan, tokoh masyarakat, dan tokoh agama. Gerak labgkah cepat ini untuk menyelesaikan konflik warga di Desa Terantang, Kecamatan Tambang, agar tidak terjadi lagi bentrokan lebih lanjut.

“Kita sudah melakukan pendekatan itu sudah, saya lakukan sore kemaren pas mendapat kabar ada gesekan, saya langsung koordinasi dengan kapolres dan Dandim, tim terpadu untuk turun kelapangan. Alhamdulillah malamnya sudah terkendali dan kondusif,” kata Pj Bupati Kampar, Kamsol.

Dijelaskan Kamsol, setelah mendapatkan pengamanan dari pihak Polres dan Dandim. Pihak keamanan langsung mengamankan pelaku yang menyerang warga secara brutal, baik dengan menggunakan senjata tajam, maupun dengan kayu. Pelaku diamankan untum selanjutnya menjalani proses hukum.

“Ada sekitar 17 orang diproses , saya malam sekitar jam 10 an lewat mampir kesana, memberi pemahaman kepada masyarakat untuk besabar, karena proses ini sedang ditangani pemerintah. Ini ada dualisme kepengurusan koperasi di Desa Terantang, dan keduanya mengklaim yang benar. Namun ini perlu penyelesaian di pengadilan dan mana yang sah, yang sudah masuk ke MK. Sebelumnya Senin minggu kemarin, kami sudah rapat khusus dengan forkompida untum menyusun dan membahas langkah-langkah penyelesaian ini,” kata Kamsol.

Lebih jaub dikatakan Kamsol, korban yang mengalami luka-luka, dan dirawat di Rumah Sakit harus mendapatkan pelayanan tang maksimal. Dan ia sudah meminta kepada Dinas Kesehatan Kampar, agar pembiayaan korban yang luka-luka ditanggung oleh Pemkab Kampar.

“Untuk korban yang di Rumah Sakit Bhayangkara, sudah saya minta Kadiskes untuk koordinasi dan memantau korban, dan pembiayaannya ditanggulangi  Pemkab,” kata Kamsol.

Editor: Nurmadi

Tags

Terkini

X