76 Napi di Riau Terima Remisi Hari Raya Waisak

- Senin, 16 Mei 2022 | 13:27 WIB
Istimewa (Dodi/HRC)
Istimewa (Dodi/HRC)

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU - Sebanyak 76 warga binaan pemasyarakatan di Riau terima Remisi Khusus Hari Raya Waisak 2566 BE / 2022. Dari jumlah tersebut, 38 orang di antaranya merupakan narapidana kasus narkotika.

"Narapidana atau napi kasus narkoba menjadi penerima remisi paling banyak, yaitu sebanyak 38 orang. Sisanya merupakan kasus pidana umum lainnya. Untuk kasus tipikor, tahun ini tidak ada yang mendapatkan remisi," ujar Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Riau, Mhd Jahari Sitepu, Senin (16/5).

Jahari menyebut, para narapidana tersebut tidak ada yang mendapatkan Remisi Khusus (RK) II atau langsung bebas setelah dikurangi masa hukumannya. Semua hanya mendapatkan RK I atau pemotongan masa hukuman biasa.

"Sebanyak 7 orang napi mendapatkan remisi selama 15 hari, 53 orang remisinya 1 bulan. Kemudian ada 8 orang mendapatkan 1,5 bulan dan 8 napi lagi mendapatkan remisi sebanyak 2 bulan," lanjut Kakanwil.

Dirincikan Mhd Jahari, Lapas Kelas IIA Pekanbaru menjadi lapas yang narapidananya paling banyak mendapatkan remisi pada Hari Raya Waisak tahun ini, yaitu sebanyak 17 orang. Lalu, Lapas Kelas IIA Bengkalis dan Rutan Kelas IIB Dumai sebanyak 12 orang.

Baca Juga: Hari Raya Waisak, Tiga WBP Rutan Siak Dapatkan Remisi Kusus Dari Kemenkumham RI

"Jumlah warga binaan beragama Budha di Riau ini ada sebanyak 136 orang. Tapi hanya 76 orang saja yg memenuhi syarat untuk memperoleh remisi Waisak," sebut Mhd Jahari Sitepu.

"Kami harapkan, dengan adanya remisi ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh warga binaan untuk dapat berkelakuan baik selama menjalani hukuman. Sehingga setelah bebas nanti, perilaku baik dapat menjadi kebiasaan agar diterima kembali di tengah-tengah masyarakat," sambung Kakanwil berharap.

Dalam kesempatan itu, Kakanwil mengingatkan, agar para penerima remisi tetap berkelakuan baik selama menjalani sisa masa pidana. Selain itu, juga harus aktif mengikuti pembinaan baik rohani maupun keterampilan.

"Apabila nanti berbuat indisipliner, maka bisa saja hak untuk memperoleh remisi akan dicabut," tegas dia.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kapolri Mutasi Dirreskrimum dan 6 Kapolres di Riau

Selasa, 21 Juni 2022 | 19:12 WIB

Mulai Besok JCH Asal Riau Masuk Asrama EHA 

Kamis, 16 Juni 2022 | 19:41 WIB
X