Wujudkan Zona Integritas Menuju WBBM, Pegawai Kejati Diminta Tingkatkan Kedisiplinan dan Pelayanan

- Selasa, 26 April 2022 | 16:48 WIB
Kajati Jaja Subagja memimpin Pencanangan Zona Integritas menuju WBB di Kejati Riau (Dodi/HRC)
Kajati Jaja Subagja memimpin Pencanangan Zona Integritas menuju WBB di Kejati Riau (Dodi/HRC)

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU - Pegawai Kejaksaan Tinggi Riau diminta untuk meningkatkan kedisiplinan serta pelayanan kepada masyarakat. Dengan begitu, kehadiran Korps Adhyaksa tersebut dapat benar-benar dirasakan oleh masyarakat, khususnya dalam hal penegakan hukum di Bumi Lancang Kuning.

Demikian diungkapkan Raharjo Budi Kisnanto usai kegiatan Pencanangan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) Kejati Riau, Selasa (26/4). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula HM Prasetyo Gedung Satya Adhi Wicaksana dan dipimpin langsung Kepala Kejati (Kajati) Riau, Jaja Raharjo.

Turut hadir, Gubernur Syamsuar dan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Provinsi Riau. Para tamu undangan tersebut, turut memberikan dukungan kepada Kejati Riau untuk bisa meraih predikat WBBM pada tahun ini.

Dalam kegiatan yang diikuti seluruh asisten dan pegawai di lingkungan Kejati Riau tersebut, Kajati Jaja Subagja menyampaikan arahannya. Yakni, meminta kepada seluruh pegawai untuk meningkatkan kedisiplinan.

Baca Juga: Safari Ramadhan, Kadivpas Beri Kultum pada Warga Binaan dan Petugas Lapas Bangkinang

"Arahan Pak Kajati, beliau pada intinya meminta kepada seluruh pegawai untuk untuk lebih meningkatkan fungsi pelayanan kepada masyarakat supaya nanti dalam penilaian akhir pada tahun 2022 ini, Kejati Riau bisa memperoleh predikat WBBM seperti Kejaksaan Negeri Pekanbaru dan Kuansing (Kuantan Singingi, red)," ujar Asisten Intelijen Kejati Riau.

Kejati Riau diketahui telah meraih predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK). Prestasi prestisius dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) itu diraih pada akhir 2021 lalu.

Dikatakan Raharjo, pihaknya telah mempersiapkan 6 area perubahan. Yakni, Manajemen Perubahan, Penataan Tatalaksana, Penataan Manajemen SDM, Penguatan Akuntabilitas Kinerja, Penguatan Pengawasan, dan Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik.

"Lebih ditingkatkan lagi tentang kedisiplinan pegawai. Juga ada sanksi menerima sesuatu dalam bentuk apapun juga terkait dengan tugas dan kewenangan yang bersangkutan," tegas Raharjo.

"Harapan Pak Kajati, melalui WBBM ini, supaya betul-betul pelayanannya meningkat dan dirasakan manfaatnya bagi masyarakat dalam penegakan hukum," sambung mantan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Semarang, Jawa Tengah (Jateng) itu.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kapolri Mutasi Dirreskrimum dan 6 Kapolres di Riau

Selasa, 21 Juni 2022 | 19:12 WIB
X