Temui Sekjen KLHK, Gubri Bahas Percepatan Penyelesaian Kebun Dalam Kawasan Hutan

- Selasa, 5 April 2022 | 19:01 WIB
Sekjen KLHK, Bambang Hendroyon, saat bersama Gubernur Riau, Syamsuar dan Kadis LHK Mamun Murad
Sekjen KLHK, Bambang Hendroyon, saat bersama Gubernur Riau, Syamsuar dan Kadis LHK Mamun Murad

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU - Untuk mempercepat identifikasi kebun dalam kawasan hutan di kawasan Provinsi Riau, Gubernur Riau, Syamsuar, didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Riau, Mamun Murod, menyambangi Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutana, di Gedung Manggala Wanabakti, KLHK di Jakarta, Selasa (5/4)

Kunjungan Gubri ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KHLK), ditemui oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) KLHK, Bambang Hendroyono. Dan Pemerintah akan memprioritaskan penyelesaian kebun dalam kawasan hutan di Provinsi Riau. Sebelumnya, Riau juga telah dinyatakan sebagai provinsi percontohan dalam penertiban kebun dalam kawasan hutan.

Sekjen KLHK mengatakan, bahwa pemerintah akan memprioritaskan Riau dan Kalimantan Tengah (Kalteng) untuk percepatan penyelesaian kebun dalam kawasan hutan tersebut.

"Provinsi Riau menjadi percontohan penertiban dan akan menjadi prioritas, bersama Kalteng. Dan kami (KLHK, red) akan melibatkan pemerintah daerah untuk percepatan penyelesaian kebun dalam kawasan hutan tersebut," ujar Bambang.

 

Apa yang disampaikan oleh Sekjen KLHK ini pun disambut baik oleh Gubri Syamsuar. Dengan catatan, orang nomor satu di Riau meminta agar pemerintah pusat memberikan anggaran khusus untuk mendanai proses identifikasi kebun tersebut. Apa lagi, percepatan ini sejalan dengan tuntutan DPR RI kepada KLHK untuk menyelesaikan informasi dan data kebun dalam kawasan hutan.

"Kami tentunya menyambut baik rencana KLHK untuk melibatkan pemerintah daerah dalam proses identifikasi, dengan syarat didukung pendanaan dari pusat. Dalam hal ini Kementerian Keuangan melalui KLHK," kata Gubri.

Sementara itu, Kadis LHK Provinsi Riau, Mamun Murod menambahkan bahwa saat ini KLHK sedang melakukan survey non terestris. Survey terestris juga akan segera dilakukan dengan melibatkan pemerintah daerah.

"Mudah-mudahan apa yang kami kerjakan bersama pak gubernur dan KLHK ini secepatnya tuntas. Apa lagi, Riau ini memang menjadi percontohan dan prioritas utama," kata Murod.

Sebagaimana diketahui, sejauh ini perkebunan yang ada diwilayah Riau, masih banyak ada yanf masuk dalam kawasan hutan. Untuk itulah perlu dilakukan penyelesaian sesuai dengan aturan yang ada di Pemerintah pusat. Agar nantinya tidak terjadi tumpang tindih lahan perkebunan masyarakat, didalam kawasan hutan.

Halaman:

Editor: Nurmadi

Tags

Terkini

X