343 Kendaraan Tidak Standar Ditindak, Pengendara Terancam Pidana Denda

- Rabu, 30 Maret 2022 | 18:41 WIB
Press realese penindakan kendaraan tidak sesuai standar atau bronk
Press realese penindakan kendaraan tidak sesuai standar atau bronk

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU - Polisi melakukan penindakan terhadap 343 kendaraan tidak standar dan memakai knalpot brong atau bising di Kota Pekanbaru. Pengendara serta pemilik knalpot tersebut terancam denda maksimal Rp250 ribu.

Penindakan itu dilakukan Direktorat Lalu Lintas Polda Riau dan jajaran Satuan Lalu Lintas Polresta Pekanbaru. Upaya itu dilakukan sejak beberapa hari terakhir.

Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto menyebut ratusan kendaraan dan knalpot brong itu merupakan hasil operasi kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD). Operasi ini digelar menjelang masuknya bulan suci Ramadan.

"Tujuannya memberikan rasa aman dan ketertiban menjelang Ramadan," kata Sunarto didampingi Direktur Lalu Lintas Polda Riau Kombes Pol Firman Darmansyah, Rabu (30/3).

Sunarto menjelaskan, adanya kendaraan memakai knalpot bising bisa mengganggu ketenangan masyarakat dalam menjalankan ibadah selama Ramadan. "Agar masyarakat yang salat tidak terganggu," sebut mantan Kabid Humas Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) itu.

Sunarto menerangkan, operasi ini digelar tiga hari berturut-turut. Kendaraan yang tidak standar dan menggunakan knalpot bising langsung ditilang karena berpotensi mengganggu kenyamanan pengguna jalan serta masyarakat luas.

"Ini juga menjaga keselamatan pengguna kendaraan tidak standar karena berpotensi terjadi pelanggaran lalu lintas," jelas perwira menengah Polri yang akrab disapa Narto itu.

Baca Juga: Dinilai Tak Kooperatif, KPK Jemput Paksa Annas Maamun di Pekanbaru

Sementara itu, Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Firman Darmansyah menjelaskan, ratusan sepeda motor dan knalpot brong itu ditindak karena masuk kategori kendaraan tidak laik jalan. Hal itu diatur dalam Pasal 285 ayat (5) Undang-Undang Lalu Lintas.

Menurut Firman, kendaraan tidak standar dan berknalpot brong sangat membahayakan. Pengendara selalu punya motivasi untuk kebut-kebutan dengan suara bising dari kendaraan.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X