SE Relaksasi HET Migor Kemasan Sudah Beredar, Disperindag Minta Ritel Jual Harga Sesuai Ekonomi

- Kamis, 17 Maret 2022 | 10:31 WIB
Kadisperindag Riau, Taufik OH meninjau pendistribusian minyak goreng curah, untuk wilayah Pekanbaru dan Kabupaten Kota, sebanyak 2.000 ton liter
Kadisperindag Riau, Taufik OH meninjau pendistribusian minyak goreng curah, untuk wilayah Pekanbaru dan Kabupaten Kota, sebanyak 2.000 ton liter

 

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU-Pemerintah pusat melalui Kementrian Perdagangan (Kemendag), telah mencabut Harga Eceran Tertinggi (HET), minyak kemasan sederhana dan premium, sesuai dengan Surat Edaran Mendag nomor 09 tahun 2022, yang mulai berlaku tanggal 16 Maret 2022.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Diaperindag) Provinsk Riau, Taufik OH, mengatakan, pihaknya telah menerima SE dari Kemendag, dan disampaikan ke Kabupatwn Kota. SE tersebut berisi tentang relaksasi penerapan harga mihyak goreng sawit kemasan sederhana dan kemasan premium.

“Kita sudah menerima SE dari Kemendag, berkenaan dengan arahan Presiden pada Rapat Internal tanggal 15 Maret lalu, sebagaimana disampaikan melalui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, dalam rangka menjaga ketersediaan minyak goreng sawit di masyarakat dengan yang jumlah mencukupi,” ujar Taufik, sesuai dengan isi SE Kemendag.

“Jadi ditetapkan dari SE Kemendag, untuk relaksasi  HET, minyak goreng kemasan sederhana dan premium sebagaimana diatur dalam Permendag Nomor 06 Tahun 2022 tentang tentang HET Minyak goreng sawit,” tambahnya.

Dijelaskan Taufik, pemberian relaksasi dimaksud untuk menghindari potensi terjadinya kelangkaan minyak goreng konsumsi rumah tangga, pasca pelaksanaan pencabutan ketentuan HET minyak goreng sawit.

“Jadi ini juga sebagai upaya untuk percepatan ketersediaan minyak goreng sawit bagi masyarakat, dengan jumlah yang mencukupi di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di Riau,” ungkapnya.

Disinggung berapa besaran HET minyak goreng kemasan yang ditetapkan oleh Kemendag, Taufik belum bisa menjelaskan, karena tidak masuk dalam isi SE Kemendag, namun harga tersebut disesuaikan dengan harha dipasaran yang saat ini terjadi, baik di pasar tradisional maupun di ritel-ritel.

“Harga saat ini disesuai dengan harga dipasaran, kalau harga dipasaran Rp18 ribu sampai Rp24 ribu yang segitulah harganya. Berapa harga tetapnya kita tunggu dari Kemendag, karena akan disesuaikan dengan harga perekonomian masyarakat. Tapi minyak goreng curah masih di harga Rp14 ribu sampai Rp15 ribu. Jadi kami minta Ritel atau pedagang menjual sesuai dengan kemampaun ekonomi masyarakat saat ini,” jelas Taufik.

 

Halaman:

Editor: Nurmadi

Tags

Terkini

Polisi Tindak Tegas Sejumlah SPBU Nakal di Riau

Senin, 15 Agustus 2022 | 13:26 WIB
X