Serahkan Tanah dan Air ke Presiden di Titik Nol IKN, Gubri Syamsuar Harapkan Pemerataan Pembangunan

- Senin, 14 Maret 2022 | 20:27 WIB
Gubri Syamsuar menyerahkan air dan tanah kepada Presiden RI Joko Widodo
Gubri Syamsuar menyerahkan air dan tanah kepada Presiden RI Joko Widodo

HALUANRIAU.CO, BALIKPAPAN-Gubernur Riau, Syamsuar, mengikuti acara proses penyatuan tanah dan air Nusantara di titik nol Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Senin (14/3). Dengan menyerahkan langsung air dan tanah dari Bumi Lancang Kuni kepada Presiden RI Joko Widodo.

Setiap tanah dan air yang dibawa dari berbagai Provinsi di indonesia ini memiliki kisah atau filososi yang berbeda-beda. Seperti tanah yang dibawa dari Riau, berasal dari tanah masjid-masjid tertua di 12 kabupaten kota di daerah ini.

“Sementara airnya berasal dari 4 sungai besar yang mengalir di Bumi Lancang Kuning ini yaitu Sungai Siak, Kampar, Rokan dan Indragiri. Gabungan tanah dari Riau dibawa dalam wadah berbentuk tepak sirih, sementara gabungan air dibawa dengan wadah yang terbuat dari potongan bambu besar,” ujar Gubri.

“Perpindahan ibukota adalah juga bermakna pemerataan pembangunan di Tanah Air. Bahwa Indonesia bukan hanya Pulau Jawa, tapi terbentang dari Sabang sampai Merauke. Selama ini pembangunan lebih banyak di Pulau Jawa. Pemindahan Ibukota berarti juga pemindahan pusat kekuasaan, yang bermuara kepada pemerataan pembangunan di seluruh Nusantara," tambah Gubri.

Sementara itu, Presiden RI Joko Widodo, menyampaikan bahwa perlunya kolaborasi dari berbagai pihak agar pembangunan dapat berjalan lancar. Tanah dan air yang dibawa oleh para pemimpin daerah ini dikemas dalam wadah yang berbeda-beda sesuai dengan khas daerah setempat.

“Kolaborasi antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, TNI, Polri, swasta dan seluruh masyarakat dalam mendukung pembangunan ibu kota negara ini akan sangat membantu agar apa yang kita cita-citakan ini bisa segera terwujud,” kata presiden.

Dijelaskan prosesi penyatuan tanah dan air, Presiden menyebutkan bahwa ini adalah bentuk persatuan dalam kebhinekaan dari seluruh daerah di Indonesia dalam mendukung pembangunan IKN Nusantara.

 

“Hari ini saya berkumpul bersama 34 Gubernur dari seluruh provinsi yang ada di indonesia. Ini adalah bentuk kebhinekaan kita dan persatuan yang kuat di antara kita untuk mewujudkan Ibu Kota Negara Nusantara ini. Semoga proses pembangunan dapat berjalan lancar dan mendapat ridho dari Allah SWT,” ungkap Presiden.

Dari proses penyerahan air dan tanah ke presiden, wadah ini dibawa oleh pemuda-pemuda berpakaian tradisional untuk diserahkan terlebih dahulu kepada Gubernur atau Wakil Gubernur. Kemudian wadah diserahkan ke presiden dan dituangkan satu persatu ke dalam kendi besar yang telah disiapkan.

Halaman:

Editor: Nurmadi

Tags

Terkini

Situs DPRD Riau di Hack!

Jumat, 30 September 2022 | 16:17 WIB

Tengku Fauzan Jabat Plt Sekwan Gantikan Jhoni Irwan

Rabu, 14 September 2022 | 13:48 WIB
X