Terkendala Pembebasan Kawasan Hutan, Pintu Masuk Sementara Tol Pekbang di Sungai Pinang

- Jumat, 28 Januari 2022 | 19:37 WIB
Kanwil ATR/BPN Riau, M Syahril
Kanwil ATR/BPN Riau, M Syahril

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU-Pemerintah pusat melalui Kementrian Agraria Tata Ruang dan Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), telah menyelesaikan 95 persen pembebasan lahan milik masyarakat untuk pembangunan jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang (Pekbang). Dan sisanya 5 persen lagi belum bisa dibebaskan karena masih menunggu izin pembebasan kawan hutan milik negara, melalui Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Kepala Kanwil BPN/ATR Riau, M Syahrir, mengatakan, dari 95 persen lahan yang telah dibebaskan 69 persen telah dilakukan pembayaran. Sedangkan sisanya 26 persen, sudah musyawarah atau sudah ada kata sepakat untuk dilakukan pembayaran secara bertahap.

“Jalan tol sepanjang 40 Kilometer saat ini sudah selesai pembebasan lahannya 95 persen. Semua masyarakat yang lahannya terkena pembangunan jalan Tol Pengbang, 69 persennya sudah dibayarkan. Memang masih ada 26 persen lagi yang belum dibayarkan, tapi sudah musyawarah tinggal pembayaran,” jelas Syahrir, Jumat (28/1).

Dijelaskan Syahrir, untuk pembebasan lahan dikawan hutan masih belum keluar izinnya. Sehingga terputus pembangunan jalan tol Penkbang di daerah Rimbo Panjang. Dan ditargetkan pada bulan Maret mendatang, jika tidak juga keluar izin Pembebasan lahan dikawasan hutan, maka pintuk masuk sementara di Sungai Pinang.

“Rencananyakan akan diresmikan Presiden pada Bulan Maret mendatang. Bisa saja nanti pintu masuk sementara tol Pekbang ini di Sungai Pinang, kalau tak salah Sta 10, atau dekat SPN sekarang dalam pembangunan. Total lahan yang belum clear itu sekitar 2,9 Kilometer di Rimbo Panjang, sekitar 68 bidang,” jelasnya.

Lebih jauh dikatakan Syahrir, dalam perjalanan pembebasan lahan jalan Tol Pekbang ini, banyak kendala yang dihadapi dengan masyarakat. Bahkan ada beberapa bidang lahan terpaksa harus masuk dalam ranah pengadilan, dan uang pembebasan lahan juga dititipkan di pengadailan Bangkinang.

“Lahan yang di konsinyai ada sekitar 88 bidang. Anggarannya sudah dititipkan di Pengadilan Bangkinang, tapi sekarang masyarakat sudah mulai mengambil anggarannya di Pengadilan, mudah-mudahan masyarakat sudah mengambil semua,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, Pemprov Riau bersama Kanwil ATR/BPN dan Kejati Riau, telah menyepakati pembebasan lahan milik masyarakat sepanjang 700 Meter yang belum diganti rugi, tepatnya di Sungai Pinang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar. Dan kini menyisakan 2,9 Kilometer lagi ruas jalan Pekanbaru-Bangkinang dari panjang tol 40 Kilometer.

Editor: Nurmadi

Tags

Terkini

76 Napi di Riau Terima Remisi Hari Raya Waisak

Senin, 16 Mei 2022 | 13:27 WIB
X