Disnakertrans Klarifikasi Perusahaan PT PDR Melakukan PHK 5 Karyawan

- Kamis, 6 Januari 2022 | 21:58 WIB
Kadisnakertrans Riau, Jonli, saat memberikan keterangan terkait kalrifikasi PT PDR yang mem PHK 5 karyawan
Kadisnakertrans Riau, Jonli, saat memberikan keterangan terkait kalrifikasi PT PDR yang mem PHK 5 karyawan

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU-Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Riau telah melakukan klarifikasi Perusahaan PT Pekanbaru Distribusindo Raya (PDR), yang telah melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap 5 karyawannya. Dan hasil dari mediasi antara pihak perusahaan dan karyawan tersebut akan dibuatkan kesepakatan perundingan Bipartit, yang akan dilaksanakan pada tanggal 12 Januari mendatang.

 

Kepala Disnakertrans Riau, Jonli, mengatakan, mediator yang dijalankan oleh pihaknya, bersama perusahaan, karyawan yang di PHK dan pengacara karyawan, pada hari Rabu (5/1). Pemanggilan kedua belah pihak ini untuk menyelesaikan PHK dan penyebabnya.

 

“Jadi mediator kita sudah menjalankan tugad dengan memanggil perusahaan dan karyawan yang di PHK untuk diminta klarifikasi sebab akibat terjadinya PHK. Untuk pengusaha sebab apa dilakukan PHK terhadap karyawannya, dan pekerja juga ditanyakan apa yang menjadi penyebab dirinya di PHK. Dan selanjutnya pihaknya melalui mediator mengeluarkan anjuran berdasarkan keterangan kedua belah pihak,” ujar Jonli, Kamis (6/1).

 

Dijelaskan Jonli, dalam proses klarifikasi tersebut, pihak karyawan yang diwakilkan oleh pengacaranya, sempat terjadi bersitegang antara pengacara, karyawan dengan pihak perusahaan. Dimana pihak pengacara meminta agar langsung ditetapkan keputusan Bipartit, namun pihak perusahaan menolak.

 

“Jadi memang sempat hampir terjadi keributan diantara kedua belah pihak, namun bisa diselesaikan oleh tim mendiator. Kita dalam hal ini menyelesaikan dan meminta klarifikasi bukan mencari ribut. Pengacara juga harus memahami apa yang menjadi tanggungjawab, baik dari Mediator, karyawan dan perusahaan,” kata Jonli.

“Setelah kedua belah pihak berhasil didiamkan, kembali mediator menyelesaikan klarifikasi. karena saat mediasi belum tercapai kesepakatan atau risalah perundingan Bipartit terjadinya keributan karena pihak pengacara minta hari itu juga, tentu pengusaha tidak menerima dan ada hitung-hitungannya ada kesepakatan. Maka disepakati pada tanggak 12 Januari kembali akan dilakukan mediasi untuk kedua belah pihak penetapan Bipartit,” tambahnya.

Halaman:

Editor: Nurmadi

Tags

Terkini

Kapolri Mutasi Dirreskrimum dan 6 Kapolres di Riau

Selasa, 21 Juni 2022 | 19:12 WIB

Mulai Besok JCH Asal Riau Masuk Asrama EHA 

Kamis, 16 Juni 2022 | 19:41 WIB
X