Disdik Pantau STM 100 Persen, Pekan Depan Turun ke Sekolah Pelaksanaan Vaksinasi

- Kamis, 6 Januari 2022 | 20:25 WIB
Kadisdik Riau, Kamsol
Kadisdik Riau, Kamsol

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU-Dinas Pendidikan Provinsi Riau, terus memantau pelaksanaan proses belajar mengajar Sekolah Tatap Muka (STM) 100 persen di seluruh sekolah, baik melalui kepala sekolah dan laporan masyarakat. Dan selama satu minggu proses belajar mengajar ada beberapa sekolah di Kabupaten Kota, tidak menjalankan program sesuai dengan surat keputusan bersama 4 Mentri.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Kamsol, menjelaskan, sekolah yang tidak menjalankan proses belajar mengajar 100 persen, bisa saja sekolah yang tidak menjalankan sekolah tatap muka karena masih ada siswa yang belum divaksin.

“Sesuai dengan keputusan SKB 4 Mentri, sekolah tatap muka 100 persen ini dilaksanakan secara menyeluruh di Indonesia. Tapi ada poin-poin yang dijalankan, salah satunya siswa yang belum divaksin tidak boleh masuk sekolah. Belajarnya melalui online, selain itu sekolah yang masuk 100 persen inikan dibagi dua sift,” ujar Kamsol, Kamis (6/1).

“Dari dua sift ini dibagi lagi jamnya, untuk sekolah yang belum mencapai 80 persen vaksinasi siswanya itu masuk sekolahnya 4 jam sift pertama dan 4 jam sift kedua. Kalau sudah diatas 80 persen baru proses belajar mengajarnya 6 jam persift,” tambahnya.

Dijelaskan Kamsol, untuk seminggu kedepan kembali akan dipantau hasil dari evaluasi sekolah tatap muka 100 persen. Dan yang terpenting pelaksanaan vaksinasi, sesuai denga surat edaran yang sudah dilayangkan ke Kabupaten Kota. Bagi sekolah yang rendah persentase vaksinnya segera dijalankan vaksin disekolah.

“Ada beberapa sekolah yang meminta sekokah tatap muka tanpa dibatasi jamnya ata normal. Tapi tidak bisa karena harus menjalani sesuai dengan SKB 4 Mentri. Walaupun siswanya sudah 100 persen vaksin, tapi sekarang nasih dalam masa pandemi Covid-19, tetap prokes dengan menjaga jarak selama proses belajar mengajar di dalam kelas,” kata Kamsol.

“Kalau siswanya 36 tetap dibagi dua sift pagi dan sore. Tidak ada yang boleh belajar mengajar 100 persen dengan jumlah siswa 100 persen. Tetap mengikuti aturan protokol kesehatan. Kita liat semunggu kedepan hasil proses belajar setelah liburan, kan baru seminggu lebih masuk sekolah,” ungkapnya.

Sementara itu, dari data vaksin untuk seluruh tenaga pendidik dan peserta didik di Provinsi Riau baru mencapai 79,01 persen. Kabupaten Meranti daerah tertinggi vaksin mencapai 92,38 persen, disusul disusul Kabupaten Rohul 88,25 persen, Siak 87,78 persen, dan Kota Pekanbaru mencapai 86,62 persen. Sedangkan daerah lainnya masih dibawah 80 persen.

“Minggu depan kita akan turun kelapangan ke sekolah-sekolah untuk mendata tenaga pendidik dan peserta didik yang belum divaksin. Kita akan usahakan langsung vaksin di sekolah. Saat ini Meranti tertinggi vaksinnya mencapai 92,38 persen, dan yang terendah Kota Dumai 59 persen,” kata mantan Sekdakab Kabupaten Meranti ini.

Sebelumnya diberitakan, Pemerintah Provinsi Riau, melalui Dinas Pendidikan Provinsi Riau, mengeluarkan kebijakan pelaksanaan Sekolah Tatap Muka (STM) 100 persen dimasa pandemi Covid-19. Kebijakan tersebut mulai dijalankan diawal masuk sekolah semester dua, atau diawal tahun 2022. Setelah melihat kondisi Covid-19 di Provinsi Riau sudah melandai.

Halaman:

Editor: Nurmadi

Tags

Terkini

X