Pendowo Jati Riau Rangkul Pelaku Usaha Melalui Koperasi

- Rabu, 29 Desember 2021 | 11:48 WIB
Pengurus pendowo jati saat bersilahturrahmi dengan Kadisperindagkop UKM Riau, Selasa (28/12) di kantor Perindagkop UKM Riau (Istimewa)
Pengurus pendowo jati saat bersilahturrahmi dengan Kadisperindagkop UKM Riau, Selasa (28/12) di kantor Perindagkop UKM Riau (Istimewa)


HALUANRIAU.CO, PEKANBARU - Setelah melakukan pertemuan beberapa waktu lalu dengan Unit Pelaksana Teknis (UPT) UPT Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah (PLUT-UMKM), rombongan Perkumpulan Pendowo Jati Riau (PPJR) lanjut menyambangi Dinas Perindustrian, perdagangan, Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Perindagkop UKM) Riau, Selasa (28/12).

Kunjungan yang dipimpin sesepuh Jawa Provinsi Riau Dwi Agus Sumarno tersebut bertujuan untuk menyatukan seluruh pelaku usaha yang tergabung dalam paguyuban Jawa, khususnya mereka yang terkendala dan stag dalam pengembangan usaha.

Melatarbelakangi alasan tersebut, PPJR kembali membuka cakrawala wawasan daripada seluruh anggota untuk bisa mengetahui apa yang menjadi permasalahan dan kendala dalam usaha yang dijalani.

Rombongan PPJR, Dwi yang didampingi oleh perwakilan Paguyuban Jawa di Riau, diantaranya Suroso Ramli, Gigih Krisnanto, Anang Sulistiyo, Nurul kholifah dan Deni Angga Saputra langsung disambut hangat oleh Kepala Perindagkop dan UKM RiauM Taufik ST MT, ikut mendampingi Sekretaris Dinas Perindagkop dan UKM Rinaldi, dan Kepala Bidang Koperasi dan UKM Romi.

Baca Juga: Dandim 0314 Inhil Bersilaturahmi ke Kantor Kesbangpol

"Alhamdulillah, dan terimakasih, hari ini kami telah diberi kesempatan untuk berdiskusi dengan Bapak Kepala Dinas dan jajaran," ujar Dwi mengawali pembicaraan diruang Kepala Dinas Perindag Koperasi dan UKM Riau.

Dwi yang merupakan mantan Kepala Dinas Pendidikan dan PUPR Riau tersebut mengatakan, dampak pandemi covid-19 ini memang sangat dirasakan, terutama bagi sektor perekonomian masyarakat.

Tak bisa dielakkan pula bagi pelaku UMKM dari PPJR, yang berasal dari berbagai paguyuban. Karena itulah pihaknya ingin memperkuat apa yang didapat dari pertemuan dengan Kepala UPT PLUT-UMKM dan jajaran beberapa waktu lalu.

"Dan kita waktu itu telah menyepakati akan dilaksanakannya coaching clinic, sehingga diketahui dimana persoalan yang dihadpi para pelaku UMKM di PPJR ini yang jumlahnya mencapai 243 pelaku UMKM," ujar Dwi.

Baca Juga: Harga Minyak Goreng Bakal Disubsidi Pemerintah Tahun Depan

Halaman:

Editor: Taufik Ilham

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X