Dorong Ekonomi Masyarakat Pendowo Jati Riau Audiensi ke UPT di Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Riau

- Selasa, 7 Desember 2021 | 13:06 WIB
Foto bersama Pendowo Jati Riau dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) UPT Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi  Usaha Mikro Kecil Menengah (PLUT-UMKM) Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Riau.  (Nie/HR)
Foto bersama Pendowo Jati Riau dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) UPT Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah (PLUT-UMKM) Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Riau. (Nie/HR)

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU - Menindaklanjuti anjuran dari pemerintah, untuk kembali menggerakkan perekonomian masyarakat khususnya dimasa pandemi. Untuk lebbih banyak menggali wawasan khususnya dalam bidang ekonomi, Perkumpulan Pendowo Jati Riau (PPJR) yang merupakan gabungan dari paguyuban Jawa di Riau melakukan audiensi ke Unit Pelaksana Teknis (UPT) UPT Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah (PLUT-UMKM) Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Riau.

Rombongan Pendowo Jati Riau, dihadiri oleh Sesepuh Jawa di Riau, Dwi Agus Sumarno, Perwakilan Permasa Jateng Cahyo Widianto, Paguyuban Trenggalek, Gigih Krisnanto, Paguyuban PKNS Anang Sulistyo, Paguyuban Kediri Nurul Kholifah, Paguyuban Banyuwangi, Sugeng, Paguyuban Malang Sulistyo, dan Perwakilan Persaudaran Masyarakat Lampung Riau (Permaslamri), Sunaryo, langsung disambut oleh Kepala UPT Dinas Koperasi dan Perindustrian Propinsi Riau, Rinov Eka Wnorie didampingi tujuh bidang konsultan UPT, Senin (6/12).

Dalam pertemuan tersebut, dikatakan Dwi bahwa tujuan kunjungan tersebut sebagai bagian dari menghimpun berbagai hal terkait bagaimana pelaku UMKM yang tergabung dalam PPJR yang berasal dari berbagai paguyuban bisa bertahan ditengah pandemi covid-19 yang melanda saat ini.

"Dampak pandemi covid-19 ini memang sangat dirasakan, terutama bagi sektor perekonomian masyarakat. Tentunya bagi pelaku UMKM dari PPJR, yang berasal dari berbagai paguyuban, kami kesini ingin mendapatkan penjelasan dari pihak UPT PLUT UMKM Provinsi Riau, agar pelaku UMKM yang ada bisa tetap bertahan karena ditahun mendatang kita tidak tau kebijakan-kebijakan yang akan diambil pemerintah, terlebih kabarnya ada varian baru dari virus Covid-19 ini," kata Dwi mengawali pembicaraan saat pertemuan.

Baca Juga: Program Pengembangan Masyarakat UMKM Produk VCO Elnusa Petrofin Raih Penghargaan Anugerah CSR IDX Channel 2021

Ditambahkan Dwi, PPJR merupakan wadah silaturrrahmi bagi paguyuban-paguyuban Jawa yang ada di Provinsi Riau, dan saat ini sudah lebih 23 paguyuban yang bergabung. "Kita ingin memfasilitasi para pelaku-pelaku UMKM ini agar bisa mendapatkan masukan-masukan, agar mereka bisa tetap bertahan," ujar Dwi.

Menanggapi hal itu, Kepala UPT PLUT-UMKM Rinov Eka Mondrie menjelaskan bahwa dalam membantu pelaku UMKM ini pihaknya memiliki tujuh konsultan atau bidang yakni bidang SDM, Pemasaran, Kelembagaan, Perizinan, Pemasaran, Kerjasama dan Produksi.

"Bidang-bidang inilah akan melakukan coaching clinic terlebih dahulu, baru nantinya diberikan solusi, dan kami akan melakukan pembinaan terhadap UMKM ini sampai nantinya 'naik kelas'," jelas Eka yang saat pertemuan ikut didampingi para kunsultan bidang-bidang.

Karena itu, apa yang menjadi harapan dari tokoh-tokoh Jawa Riau yang hadir saat pertemuan menurutnya dapat dicarikan solusinya ketika mereka pelaku usaha menyampaikan keluhan atau kendala yang dihadapi mereka dalam menjalankan dan mengembangkan usaha.

"Untuk hal ini, kita bisa dengan cukup dikantor ini saja ataupun bisa kita buat di tempat yang disediakan PPJR," jelasnya.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Terkini

Kapolri Mutasi Dirreskrimum dan 6 Kapolres di Riau

Selasa, 21 Juni 2022 | 19:12 WIB

Mulai Besok JCH Asal Riau Masuk Asrama EHA 

Kamis, 16 Juni 2022 | 19:41 WIB
X