Pelatih Peraih Medali PON Papua Minta Dispora Fasilitasi Penambahan Bonus ke Gubernur

- Jumat, 26 November 2021 | 17:25 WIB
Pelatih peraih medali pada PON  XX Papuan usai rapat bersama Kadispora Riau
Pelatih peraih medali pada PON XX Papuan usai rapat bersama Kadispora Riau

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU-Tak percaya dengan penjelasan KONI Riau terkait dengan sagu hati atau bonus pelatih peraih medali Emas, Perak dan Perunggu, perwakilan pelatih berprestasi peraih medali menjumpai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Riau, untuk meminta penambahan bonus bagi pelatih peraih medali dan mengajukan kepada Gubernur Riau.

Dari hasil pertemuan dengan Kadispora Riau, perwakilan pelatih, yang diwakilkan pelatih panahan Muslim, pelatih atletik Hasnor, pelatih Tinju Darman Hutauruk, pelatih angkat berat Deriswan, pelatih Biliar Jefri, dan Sanusi Anwar. Kadispora Riau siap memfasilitasi dan mengusulkan ke Gubernur Riau, untuk penambahan bonus pelatih sesuai dengan Peraturan Gubernur.

“Kita sebagai pelatih berharap dan meminta kepada Gubernur Riau, melalui Dispora, agar bonus pelatih melebih dari Jabar, karena kita menunggu lina tahun dan PON terlama kita hadapi.

Kekecewaan bermula dari, bahwasanya bonus yang akan diberikan kepada pelatih dengan besaran peraih medali emas 60 juta, 40 juta dan 20 juta, sangat mengecewakan, kami sangat kecewa,” kata Dersiman, Jumat (26/11).

“KONI juga seharusnya transparan, keputusan bonus ini itu sudah ada Pergubnya besaran bonus, kenapa pada pelatih tidak dikasi tau, dan baru di informasi dua hari sebelum penerimaan bonus. Provinsi lain sevelum bertandjng saja sudah di informasikan untuk bonus atlet,” tambahnya.

Ha yang sama disampaikan oleh pelatih panahan Muslim, yang berhasil membawa pulang 1 medali emas dan 1 perak di PON XX Papua, ia menilai KONI Riau sebagai pihak yang mengusulkan bonus atlet dan pelatih, seharusnya bisa memperjuangkannya lebih besar dari bonus PON Jabar. Jangan mengadu pelatih dengan Dispora sebagai penyalur bonus.

“Intinya kami sudah mendapatkan penjelasan dari Dispora terkait dangan bonus pelatih, dengan difasilitasi dan diterangkan oleh Dispora, usulan pelatih penambahan bonus, mudah-mudahan bisa terealisasi, tanpa pelatih tidak mungkin atlet bisa berprestasi dan kita yakin Dispora mampu. Dengan bonus yang ada pelatih juga ada asisten dan berbagi,” kata Muslim.

Sebelumnya, Kadispora Riau, Boby Rahmat, menjelaskan, besaran anggaran yang diterima oleh atlet dan pelatih, berdasarkan pengajuan dan persetujuan dari KONI Riau, sebagai induk olahraga Provinsi Riau. Ia berharap seluruh atlet dan pelatih menerima apa yang telah diberikan oleh Pemprov Riau, melalui pengajuan dari KONI Riau.

“Usulan penerima bonus atlet dan pelatih itu dari KONI dan NPC. Kita membahasnya bersama dan pada saat penetapa persetujuan penyerahan bonus disetujui oleh KONI. Karena anggarannya ada di Dispora, kita hanya menyiapkan dan memberikan sesuai kesepakatan dengan KONI Riau,” jelas Boby Rahmat.

Terkaita dengan adanya protes dari pelatih yang menerima bonus sebesar Rp60 juta peraih medali emas, tidak sesuai dengan harapan, dan tidak seperti tahun-tahun sebelumnya dimana pelatih menerima 50 persen dari bonus atlet, Boby menjelaskan sudah disepakati oleh KONI Riau. Selain itu juga adanya pengurangan anggara atau revocusing, akibat dari pandemi Covid-19.

Halaman:

Editor: Nurmadi

Tags

Terkini

X