Diduga Sebabkan Kelangkaan BBM, Polda Ungkap Permainan Oknum SPBU di Bengkalis

- Minggu, 17 Oktober 2021 | 12:58 WIB
Truk Derek  Mitsubishi bernomor polisi BK 9325 CM berkapasitas tangki 450 liter. (Eka/HRC)
Truk Derek Mitsubishi bernomor polisi BK 9325 CM berkapasitas tangki 450 liter. (Eka/HRC)

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU - Adanya permainan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum di Riau yang disinyalir menyebabkan Bahan Bakar Minyak mengalami kelangkaan, bukan isapan jempol belaka. Hal itu dibuktikan dengan pengungkapan yang dilakukan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Riau, Sabtu (16/10) siang kemarin.

Saat itu, polisi berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana di bidang minyak dan gas bumi, yakni penyalahgunaan BBM bersubsidi jenis Bio Solar di SPBU bernomor 14.287.6110 di Jalan Lintas Duri-Dumai Km 11 Kelurahan Balai Makam Bathin Solapan Bengkalis.

Truk sedang mengisi BBM berjenis Bio Solar di SPBU bernomor 14.287.6110 di Jalan Lintas Duri-Dumai Km 11 Kelurahan Balai Makam Bathin Solapan Bengkalis. (Eka/HRC)
Tim yang dipimpin Ipda Eko Sutamto dengan 4 personelnya mengamankan 1 unit kendaraan truk derek roda 10 merek Mitsubishi bernomor polisi BK 9325 CM berkapasitas tangki 450 liter. Kendaraan tersebut melakukan pengisian di SPBU secara berulang ulang atau melangsir.

Pengungkapan itu bermula dari temuan tim di lapangan adanya antrean panjang di SPBU tersebut. Petugas kemudian mencurigai sebuah mobil derek beroda 10 yang melakukan pengisian cukup lama dan menyebabkan antrean yang panjang sehingga meresahkan masyarakat.

Baca Juga: Honorer Samsat Perawang Ditemukan Bersimbah Darah di Kontrakan, Pelaku Ternyata Tetangga Sendiri

Setelah diikuti perjalanan mobil derek tersebut usai mengisi BBM dari SPBU hingga diketahui tujuannya adalah ke poll/work shop transportir mobil tangki CPO yang diduga milik PT IP. Tak lama kemudian mobil derek tersebut keluar poll/work Shop dan kembali menuju SPBU yang sama untuk melakukan pengisian BBM jenis bio solar hingga akhirnya disergap saat melakukan pengisian BBM kembali.

Polisi kemudian melakukan pengembangan dengan mendatangi poll/work shop transportir mobil tangki CPO yang diduga tempat penimbunan BBM hasil kegiatan langsir tersebut.

Barang Bukti Truk Pengangkut BBM
"Ternyata benar. Di sana ditemukan jeriken-jeriken yang sudah dalam keadaan kosong. Diduga telah disalin ke tangki BBM mobil tangki CPO yang ada di tempat tersebut," ujar Direktur Reskrimsus Polda Riau, Kombes Pol Ferry Irawan, Minggu (17/10).

Atas hal itu, polisi lalu mengamankan tiga orang tersangka. Masing-masing mereka memiliki peran yang berbeda.

Tiga Oknoum SPBU Bengkalis , Penyebab Kelangkaan BBM (Dodi/HRC)
"Tiga orang pelaku yakni, JN (52) sopir yang melangsir BBM dari SPBU, KS (26) petugas SPBU dan AFJ (22) diamankan di Rutan Polda Riau untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya yang nyata-nyata merugikan masyarakat luas, dan kami akan proses hukum," tegas Kombes Pol Ferry.

Tidak hanya itu, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya, satu unit mobil derek roda 10 merek Mitsubishi BK 9325 CM, enam lembar kupon pengisian BBM jenis bio solar dan dua lembar catatan transaksi penjualan harian BBM jenis bio solar.

Baca Juga: Wakil Bupati Siak Husni Merza, Minta CSR PT. RAPP Lebih Memperhatikan Prinsip Kelestarian Lingkungan

Menurut Kombes Pol Ferry, para pelaku dijerat Pasal 55 Undang-undang (UU) RI Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaiman telah diubah dengan Pasal 40 angka 9 UU RI Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Adapun ancaman pidana penjara paling lama 6 tahun dan denda paling tinggi Rp60 miliar.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Harga TBS Sawit di Riau Pekan Ini Alami Penurunan

Selasa, 30 November 2021 | 11:48 WIB

Kemendag: Cangkang Sawit Riau Diekspor ke Jepang

Senin, 29 November 2021 | 19:47 WIB
X