Kadis ESDM Ditetapkan Tersangka, Sekdaprov: Kita Hormati Proses Hukum dan Azas Praduga Tak Bersalah

- Selasa, 12 Oktober 2021 | 18:59 WIB
Sekdaprov Riau, SF Hariyanto
Sekdaprov Riau, SF Hariyanto

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU-Pemerintah Provinsi Riau, mengormati proses hukum yang beraku dan tetap berprinsip azas praduga tak bersalah, atas kasus yang menimpa kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Indra Lukman Agus, yang ditahan oleh Kejaksaan Negri Kuantan Singingi, atas dugaan korupsi kegiatan Bimtek dan Pembinaan Bidang Pertambangan serta akselerasi di Dinas ESDM Kuansing ke Provinsi Bangka Belitung, tahun 2013-2014.

 

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau, SF Hariyanto, mengatakan, Pemprov tetap menghormati proses hukum yang dijalani oleh Indra Agus, selama masa penahannya, sampai keluarnya putusan yang ditetapkan oleh pengadilan. Dan kasusnya masih dalam proses penetapan tersangka.

 

“Prinsipnya kita menjalankan azas praduga tak bersalah terhadap kasus yang menimpa Kadis ESDM. Dan kita juga menghormati proses hukum yang dijalani oleh Indra Agus, selama masa persidangannya dan pembuktiannya di pengadilan,” ujar SF Hariyanto, Selasa (12/10).

 

Dijelaskan Sekda, dalam proses hukum sebagai tersangka dan dalam persidangannya di pengadilannya, Pemprov Riau tidak memberikan pembelaan hukum terhadap Kadis ESDM. Karena kasus yang menimpanya kasus dugaan korupsi, dan Pemprov tidak memberikan pembelaan.

 

“Pemprov terhadap kasus tindakam pidana korupsi tidak ada bantuan hukum, tidak akan memberikan kepada tindak pidna korupsi maupun narkoba. Tapi kita yang penting azas praduga tak bersalah  biar dibuktikan di pengadilan,” tegas Sekda.

 

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau, Ikhwan Riau, saat dikonfirmasi terkait dengan kasus Kadis ESDM apakah langsung dilakukan pemberhentian, Ikhwan mengatakan, pihaknya masih menunggu salinan surat resmi dari Kejari terhadap penahanan Indra Agus.

 

“Kita masih menerima informasi penahannya terhadap kasus Indra Agus yang ditetapkan sebagai tersangka. Dan kita belum menerima salinan surat resminya terjadap penahanan Indra Agus. Jika telah kita terima barulah kita berhentikan sementara, kita lihat perkembangannya,” ujar Ikhwan Ridwan.

 

“Jika telah keluar surat penahanan Indra Agus, barulah Pemprov mengeluarkan surat pemberhentian sementara, dan menunggu hasil inkrah dari pengadilan baru diberhentikan. Sekrangkan proses hukum masih berjalan,” tambahnya.

 

Untuk diketahui, Kejari Kuansing telah menetapkan Kadis ESDM Indra Agus Lukman sebagai tersangka, dan langsung ditahan, Selasa (12/10). Dugaan kasus Indra Agus pada kegiatan Bimtek dan Pembinaan Bidang Pertambangan serta akselerasi ke Provinsi Bangka Belitung, di Dinas ESDM Kabupaten Kuansing bersumber dari APBD 2013-2014 sebesar Rp765.512.700. Kerugian negara ditaksir Rp500.176.250.

 

Sebelumnya, kasus ini sudah menjerat dua orang. Mereka adalah Edisman selaku Bendahara Pengeluaran Dinas ESDM Kuansing dan Ariadi selaku PPTK. Keduanya sudah diadili dan dinyatakan terbukti bersalah dengan hukuman penjara masing-masing selama 1 tahun.

Halaman:

Editor: Nurmadi

Tags

Terkini

Harga TBS Sawit di Riau Pekan Ini Alami Penurunan

Selasa, 30 November 2021 | 11:48 WIB

Kemendag: Cangkang Sawit Riau Diekspor ke Jepang

Senin, 29 November 2021 | 19:47 WIB
X