Kejar Herd Immunity, BPOM Terbitkan Izin Penggunaan Darurat untuk Vaksin Zifivax Asal China

- Jumat, 8 Oktober 2021 | 10:28 WIB
Ilustrasi vaksinasi (Foto : Surprising_Shots dari Pixabay)
Ilustrasi vaksinasi (Foto : Surprising_Shots dari Pixabay)

HALUANRIAU.CO, RIAU - Dalam rangka melakukan percepatan vaksinasi kepada masyarakat, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) kembali menerbitkan izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) bagi vaksin COVID-19, Kamis (07/10/2021).

Izin darurat tersebut diberikan oleh BPOM untuk produk vaksin COVID-19 baru dengan nama dagang Zifivax.

Zifivax merupakan vaksin dari negara China yang dikembangkan dan diproduksi oleh Anhui Zhifei Longcom Biopharmaceutical dengan platform rekombinan protein sub-unit.

Vaksin Zifivax digunakan untuk indikasi pencegahan COVID-19 yang disebabkan oleh Virus SARS-CoV-2 pada orang berusia 18 tahun ke atas.

Baca Juga: Seorang Gadis di Inhil Hilang Selama Dua Hari, Ditemukan Sedang Nongkrong Bersama Temannya oleh Satpol PP

Vaksin ini diberikan sebanyak tiga kali suntikan secara intramuskular (IM) dengan interval pemberian satu bulan dari penyuntikan pertama ke penyuntikan berikutnya.

Dosis vaksin yang diberikan pada setiap kali suntikan adalah 25 mcg (0,5 mL). Sebagaimana vaksin pada umumnya, vaksin ini juga memerlukan kondisi khusus untuk penyimpanannya, yaitu pada suhu 2-8 derajat celcius.

Kepala BPOM Penny K. Lukito menjelaskan bahwa persetujuan EUA ini diberikan setelah dilakukan serangkaian uji pre-klinik dan uji klinik untuk menilai keamanan, imunogenisitas, dan efikasi atau khasiat dari Vaksin Zifivax.

EUA ini juga diterbitkan setelah melalui pengkajian secara intensif oleh BPOM bersama Tim Komite Nasional Penilai Khusus Vaksin Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) dan ITAGI terkait dengan keamanan, efikasi, dan mutu vaksin.

Halaman:

Editor: Taufik Ilham

Sumber: Media Center Riau

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gubernur Tetapkan UMP Riau 2022 Sebesar Rp 2.938.564

Senin, 22 November 2021 | 19:08 WIB
X