52 Hotspot Terpantau di Wilayah Riau, BPBD: Karhutla di Area Terbuka Sudah Dipadamkan

- Kamis, 7 Oktober 2021 | 08:43 WIB
Tim Satgas darat BPBD Riau memadamkan api yang membakar lahan terbuka di Umban Sari, Kecamatan Rumbai Pesisir, Pekanbaru, foto diambil oleh tim Satgas Karhutla Riau
Tim Satgas darat BPBD Riau memadamkan api yang membakar lahan terbuka di Umban Sari, Kecamatan Rumbai Pesisir, Pekanbaru, foto diambil oleh tim Satgas Karhutla Riau

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU-Cuaca panas dan tidak ada hujan dalam sepekan ini menyebabkan beberapa lahan terbuka yang ada di Kabuten Kota, terjadi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Tercatat dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru, terdapat 52 hotspot.

Dari 52 hotspot, Kabupaten Siak terbanyak terpantau hotspot 17 titik, disusul Kampar 8 titik, Kuansing 5 titik, Inhu 6 titik, Indragiri Hilir 5 titik, Pelalawan 4 titik, Rokan Hulu 3 titik, Bengkalis 3 titik dan Meranti 1 titik.

Kepala Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Riau, M Edy Afrizal, mengatakan, sebagain besar lahan yang terbakar di lokasi terbuka. Dan saat ini setiap terpantau titik api tim Satuan tugas (Satgas) Karhutla, langsung turun. Baik dari tim darat maupun tim udara.

“Iya, karena cuaca panas beberapa hari ini terjadi Karhutla, dan hasil groundcheck kawan-kawa di lapangan sebagian besar karena areal terbuka. Satgas Udara sudah siap dengan 3 Hely, 2 untuk water bombing dan 1 hely patroli,” ujar Kepala BPBD Riau, M Edy Afrizal, Kamis (7/10).

Baca Juga: https://riau.harianhaluan.com/daerah/pr-111356516/karhutla-di-kampar-berhasil-dipadamkan-penyebab-belum-diketahui

Dijelaskannya, dalam beberapa hari ini kebakaram dilahan-lahan terbuka, seperti yang terjadi di Jalan Umban Sari, Kecamatan Rumbai Pesisir, lahan yang dipenuhi semak belukar dan pohon terbakar cukup besar. Dan tim Satgas langsung turun kelokasi terbakar, memadamkan api yang telah membakar lahan.

“Ini yang di Rumbai Pesisir semalam terjadi Karhutla dan alhamdulillah sudah dipadamkan. Tim Satgas darat dan udara Kolaborasi memadamkan Karhutla di Rumbai Pesisir,” jelasnya.

Karhutla yang terjadi di beberapa daerah di Riau ini, menurut Edy Afrizal, diperkirakan dibakar oleh oknum masyarakat yang akan membuka lahan dengan cara dibakar. Namun pihaknya bersama penagak hukum masih menyelidiki kasus Karhutla yang terjadi.

“Bisa jadi karena dibakar, tapi kita belum bisa memastikannya, dan sekarang masih dalam tahap penyelidikan,” katanya.

Editor: Nurmadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kemendag: Cangkang Sawit Riau Diekspor ke Jepang

Senin, 29 November 2021 | 19:47 WIB
X