Minta Daerah Habiskan Vaksin Yang Ada, Gubri: Bersukur Masih Level 2 Bertahan Sudah Lumayan

- Rabu, 6 Oktober 2021 | 19:20 WIB
Gubernur Riau, Syamsuar, saat mengunjungi pelaksanaan vaksinasi bagi pelajar SMA di Pekanbaru
Gubernur Riau, Syamsuar, saat mengunjungi pelaksanaan vaksinasi bagi pelajar SMA di Pekanbaru

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU-Gubernur Riau, Syamsuar, meminta kepada seluruh Kabupaten Kota, untuk menggesa pelaksanaan vaksinasi bagi masyarakat. Karena sejak dijalankannya program vaksinasi untuk meningkatkan herd imunity atau kekebalan tubuh, sejak awal 2021 lalu, baru Pekanbaru yang hampir mencapai 70 persen vaksinasi bagi masyarakat.

 

Sesuai dengan instruksi pemerintah pusat malui mentri dalam Negri (Inmendagri) yang baru dikeluarkan, untuk penurunan status pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berdasarkan, penurunan level Kabupaten/Kota dari level 2 menjadi level 1, dengan capaian total vaksinasi dosis 1 minimal sebesar 70 persen.

 

“Vaksin ini memang sudah disampaikan kepada Kabupaten Kota, sekarang teman-teman di Kabupaten Kota mereka itu belum semua divaksin kepada masyarakat, karena mereka juga menunggu terhadap vaksinasi yang kedua. Sebenarnya di Kabupaten Kota masih ada vaksinnya, jadi kami harapkan vaksin yang ada itu habiskan sesuai dengan perintah Presiden, tidak vaksin satu dan tidak vaksin dua, jadi kalau itu cepat habisnya itu kan mereka sudah punya pusat data vakisn, jadi pusat itu sudah tau dia berapa vaksin yang ada di Riau ini,” ujar Gubri, Syamsuar, Rabu (6/10).

 

Ditegaskan Gubri, dengan semakin cepatnya vaksinasi bagi masyarakat Riau, pengalokasian vaksinasi bagi masyarakat akan bertambah. Untuk itu mulai saat ini vaksin yang ada diseluruh Kabupaten Kota dihabiskan dulu, termasuk yang ada di Dinas Kesehatan, baik vaksin pertama maupun vaksin kedua yang ada tersimpan. Gubri mencontohkan masih ada daerah lain di luar Riau, yang persentase vaksin juga rendah, tapi PPKM nya tetap berada di level 4.

 

“Misalnya di Dinas Kesehatan ada vaksinnya sekian makanya cepat dialokasikan, kalau cepat habisnya nanti cepat alokasi kembali. Jadi sebenarnya bukan disebabkan turun level rendah itu yah vaksin. Jadi contoh boleh baca intruksi mentri dalam negri, di Sumbar masih ada level 4, Kota Padang, kita bersukur berada di level 2,” kata Gubri.

 

Halaman:

Editor: Nurmadi

Terkini

Harga TBS Sawit di Riau Pekan Ini Alami Penurunan

Selasa, 30 November 2021 | 11:48 WIB

Kemendag: Cangkang Sawit Riau Diekspor ke Jepang

Senin, 29 November 2021 | 19:47 WIB
X