Bakal Dapat Hibah dari Lembaga AS MCC, Gubri Usulkan Rp4 Triliun Untuk Infrastruktur dan UMKM

- Selasa, 5 Oktober 2021 | 17:52 WIB
Gubernur Riau, Syamsuar, bersama Sekretaris Kementerian PPN/Sekretaris Utama Bappenas, Himawan Hariyoga Djojokusumo, saat meninjau Pelanuhan Roro Dumai, yang juga diusulakn untuk Roro Dumai-Malaka. Setelah rapat persiapan usulan hibah anggaran pembangunan dari lembaga Amerika MCC, Selasa (5/10).
Gubernur Riau, Syamsuar, bersama Sekretaris Kementerian PPN/Sekretaris Utama Bappenas, Himawan Hariyoga Djojokusumo, saat meninjau Pelanuhan Roro Dumai, yang juga diusulakn untuk Roro Dumai-Malaka. Setelah rapat persiapan usulan hibah anggaran pembangunan dari lembaga Amerika MCC, Selasa (5/10).

 HALUANRIAU.CO, PEKANBARU-Pemerintah Provinsi Riau, telah mengajukan proposal kepada pemerintah pusat melalui Kementrian PPN/Bappenas, untuk mendapatkan hibah dari lembaga pemerintah Amerika Serikat (AS) melalui Millenium challenge corporation (MCC), untuk pembangunan infrastruktur dan pembiayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sebesar Rp4 Triliun.

 

Dan sebagai tindak lanjut proposal yang diajukan oleh Pemerintah Provisi Riau, Sekretaris Kementerian PPN/Sekretaris Utama Bappenas, Himawan Hariyoga Djojokusumo, yang juga ketua tim pengarah persiapan dan pengembangan Compact-2, telah mengadakan pertemuan membahas program dari proposal yang diajukan oleh Gubernur Riau.

 

“Kita sudah mengadakan pertemuan membahas proyek yang akan memperoleh, pendanaan hibah dari program MCC Compact-2. Riau ini salah satu dari lima lokasi program di Indonesia, kami mengapresiasi komitmen dari Gubernur untuk mengawal langsung dari awal, supaya apa yang diusul memenuhi kriteria compact-2 dari Amerika. Program ini mengangkat tema untuk meningkatkan produktifitas melalui pembiayaan proyek-proyek infrastruktur maupun yang terkait dengan UMKM,” ujar Himawan, usai mengadakan pertemuan dengan Gubernur Riau, Syamsuar, di Kantor Gubernur Riau, Selasa (5/10).

 

Dari pengajuan yang diserahkan oleh Gubernur Riau, kata Himawan, banyak untuk pembiayaan infrastruktur. Apalagi di Provinsi Riau banyak industri yang berkembang yang dapat untuk meningkatkan perekonimian masyarakat. Dan ada juga program yang diajukan oleh Pemprov Riau, belum cocok dengan program MCC, sehingga lebih cocok diajukan untuk program yang lain.

 

“Kebetulan yang di Provinsi Riau ini banyak fokus untuk pembiayaan infrastruktur, tetapi yang dibangun infrsatruktur untuk kegiatan ekonomi masyarakat, misalnya kawasan industri dan ada sejumlah kriteria diharapkan bisa dipenuhi. Sehingga nanti provinsi Riau ini bisa mendapatkan alokasi dukungan pendanaan yang memadai. Ini bukan satu-satunya program untuk mendukung kebutuhan pemprov Riau, tapi salah satu yang akan dimanfaatkan sesuai dengan yang dicontohkan. Ada mungkin yang tidak masuk dalam kriteria itu nanti tentunya lebih cocok didukung program yang lain,” jelasnya.

 

Halaman:

Editor: Nurmadi

Tags

Terkini

X