14.824 Guru Ikuti Ujian Kompetensi Tahap 1 PPPK, Kadisdik Pemprov Riau Hanya Terima 222

- Rabu, 22 September 2021 | 13:33 WIB
Kadisdik Riau, Zul Ikram, saat memberikan arahan kepada peserta ujian kompetensi bagi guru Honor untuk dijadikan PPPK
Kadisdik Riau, Zul Ikram, saat memberikan arahan kepada peserta ujian kompetensi bagi guru Honor untuk dijadikan PPPK

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU-Ujian seleksi Kompetensi Pegawai Pemerihtah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), bagi guru se Provinsi Riau, untuk tingkat SD, SMP, SMA/SMK/SLB sederajat, mulai tahap kompetensi 1 telah selesai dilaksanakan. Total PPPK yang mengikuti ujian se Kabupaten Kota sebanyak 14.824 orang. Dan untuk Pemprov Riau sendiri hanya menerima sebanyak 222 Guru PPPK.

 

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Zul Ikram, mengatakan, pelaksanaan ujian sesuai dengan pengumuman pelaksanaan ujian kompetensi dari Kementrian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Tekonologi (Kemendikbud Ristek), tentang pelaksanaan seleksi kompetensi Guru ASN-PPPK tahun 2021.

 

“Untuk ujian seleksi ASN dan PPPK khusus di Provinsi Riau telah selesai dilaksanakan, sesuai dengan arahan dan petunjuk teknis dari Kementrian Pendidikan. Alhamdulillah semua berjalan lancar, tercatat ada sebanyak 14.824 guru yang telah menjalani ujian kompetensi. Masing-masing peserta menjalani ujian di Kabupaten Kota, dengan pengawasan dari Diknas dan Inspketorat. Untuk kita di Riau menerima sebanyak 222 Guru PPPK, sedangkan Kabupaten Kota tergantung masing-masing daerah,” ujar Zul Ikram, Rabu (22/9).

 

Dijelaskan Zul Ikram, dalam pelaksanaan ujian Kompetensi Guru PPPK mulai dari kompetensi tahap 1 sampai kompetensi tahap 3, ada beberapa guru yang tidak bisa mengikuti ujian. Hal ini dikarenakan guru yang akan mengikuti ujian, harus menunjukkan hasil pemeriksaan negatif Covid-19. Dan dari beberapa guru terpaksa harus menunda ujian karena terkonfirmasi posotif rapid antigen. Termasuk faktor lain yang menyebabkan peserta tidak hadir.

 

“Sesuai dengan hasil rekap, ada beberapa peserta tak datang, dan diketahui bersangkutan ternyata tidak hadi faktor kendala rapid anditegen positif ada terkonfirmasi dan harus menjalani isolasi dan faktor lain. Ada juga kesalahan jadwal, ada yang sakit. Selanjutnya yang sakit minggu lalu diberikan kesempatan sesuai arahan Kemendikbud Dikti, diberikan ruang melaksanakan ujian susulan namun tidak semua hadir,” kata Zul Ikram.

 

Halaman:

Editor: Nurmadi

Tags

Terkini

Pasien Sembuh Dari Covid-19 Capai 96,6 Persen

Senin, 25 Oktober 2021 | 20:00 WIB

Bus Layanan Makanan Gratis Akan Segera Hadir di Riau

Jumat, 22 Oktober 2021 | 16:22 WIB

Aman! Diskes Klaim Stok Vaksin Pekanbaru Melimpah

Kamis, 21 Oktober 2021 | 14:57 WIB
X