Anggarkan Dana APBD Rp 24 Miliar, Pemprov Riau Salurkan Rp 1,2 Juta untuk Pelaku UMKM

- Rabu, 1 September 2021 | 19:34 WIB
Ilustrasi rupiah  |  Sumber: Mufid Majnun on Unsplash
Ilustrasi rupiah | Sumber: Mufid Majnun on Unsplash

HALUANRIAU.CO, RIAU - Pemprov Riau alokasikan Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) Rp 24.999.600.000 dari Anggaran Pendapatan dan Belanja (APBD) Riau tahun 2021, bekerjasama dengan Bank Riau Kepri (BRK).

BPUM tersebut akan disalurkan kepada 20.833 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) kabupaten/kota dengan nominal Rp 1,2 juta.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop-UKM) Riau, Asrizal mengatakan dalam penyaluran BPUM tersebut, penerima bantuan tidak dilakukan pemotongan untuk pembembuatan buku rekening tabungan. Sebab bantuan disalurkan menggunakan virtual acount.

"Jadi tidak ada namanya pemotongan untuk membuat buku tabungan, mereka terima penuh Rp1,2 juta. Makanya kita minta BRK membuka virtual account untuk 20.833 pelaku usaha penerima BPUM Pemprov Riau," tegasnya, Rabu (1/9/2021).

"Jadi masing-masing pelaku usaha dengan NIK yang sudah tersedia dalam data BPUM, kita meminta BRK untuk membuka virtual acount (rekening virtual) bagi masing-masing pelaku usaha," sambungnya.

Lebih lanjut Asrizal menjelaskan, sebelum pelaku usaha datang ke BRK untuk pencairan bantuan, maka pelaku usaha sudah memiliki virtual account. Hanya saja mereka belum mengetahui nomor rekeningnya.

"Nomor rekening menyesuikan dengan kode nomor urut penerima sesuai SK Gubernur Riau. Misalnya kalau nomor urut 1, maka kode rekening virtualnya 00.0001. Kemudian supaya pelaku usaha bisa mengetahui kode rekeningnya, maka langkah mereka harus membawa KTP asli, foto KTP, surat domisili usaha dan materai 10.000. Itu untuk surat pertanggungjawaban mutlak. Itu untuk memastikan mereka benar pelaku usaha agar tepat sasaran. Kalau semua benar, baru mereka meneken surat pertanggujawaban mutlak kepada petugas Costumer Service," jelasnya.

Setelah itu, kata Asrizal, kemudian petugas BRK akan memberikan nomor rekening virtual pelaku usaha. Dengan nomor rekening itu pelaku usaha bisa mengajukan pencairan bantuan Rp1,2 juta ke Teller BRK.

"Prosesnya tidak begitu rumit, kemarin saat penyerahan simbolis kepada tiga pelaku usaha sudah kita coba ke konter BRK, dan mereka bisa langsung menerima bantuan Rp1,2 juta secara utuh," sebutnya.

Dalam penyaluran bantuan, pihaknya juga dibantu BRK untuk mengirim SMS Blast dan mengirim link kepada penerima untuk membuka e-POM BRK.

"E-POM itu aplikasi untuk membuktikan pelaku usaha menerima atau tidak. Nanti pelaku usaha memasukan nomor NIK, setelah keluar bahwa mereka menerima BPUM dari Pemprov Riau sebesar Rp1,2 juta," tutupnya.

Editor: Taufik Ilham

Sumber: Media Center Riau

Tags

Terkini

Aman! Diskes Klaim Stok Vaksin Pekanbaru Melimpah

Kamis, 21 Oktober 2021 | 14:57 WIB
X