Bupati Catur Dinilai Gagal Memimpin Kampar, Berhasil Ciptakan 'Kota Kumu'

- Senin, 26 Juli 2021 | 22:14 WIB
Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto
Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto

HALUANRIAU.CO, KAMPAR-Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto dinilai gagal mewujudkan visi dan misi di masa kepemimpinannya yang sudah berjalan 3 tahun. Program unggulannya, yakni 3i, disinyalir tidak ada satupun yang terlaksana.

Dalam janji politiknya pada masa kompanye bersama almarhum Aziz Zainal, dimana pada masa itu, pasangan ini menggadang-gadangkan program 3i, yaitu Insfratuktur, Industri dan Investasi. Setelah Aziz Zainal wafat, Catur Sugeng Susanto dilantik menjadi Bupati Kampar pada 12 Februari 2019 lalu.

Setelah tiga tahun dilantik menjadi Bupati Kampar, besar harapan masyarakat terhadap dirinya untuk meneruskan program tersebut.

Namun harapan belum terlihat hingga kini. Bupati Catur Sugeng belum mampu merubah wajah Kampar. Malah muncul penilaian masyarakat bahwa Bupati Kampar itu berhasil menciptakan 'Kota Kumu'.

"Investasi mana yang menjadi kebanggaan Beliau? Industri yang disampaikan di zaman almarhum Aziz, itu termasuk yang digagasnya di (Kecamatan) Tambang yang akan diajadikan Kawan industri kampar (KIK), sampai hari ini kan gagal tidak ada satupun yang terlaksana," ujar Anggota Badan Advokasi Indonesia (BAI) Ali Halawa, belum lama ini.

"Jadi yang disampaikan dia industri termasuk salah satunya yang menjadi kebanggaan almarhum Aziz dan Catur, itu kan termasuk gedung 8 lantai yang sampai hari ini kan gak ada. Dan sudah berapa triliun investasi sekarang yang masuk ke Kampar di semasa kepemimpinan Catur?," sambung dia.

Ali Halawa mengatakan, kegagalan Bupati Kampar itu tidak terlepas dari pengawasan dari 45 anggota DPRD Kampar. Menurut Ali pengawasan DPRD terhadap pengelolaan pemerintahan Catur saat ini tidak baik.

Kondisi Taman Kota Bangkinang

"Kita kembalikan pertanggung jawaban itu ke DPRD Kampar. (Sebanyak) 45 anggota DPRD itu bertanggung jawab atas kinerja Catur saat ini," kata Ali.

Dia kemudian mencontohkan kondisi Taman Kota Bangkinang. Menurut dia, hal ini sangat miris mengingat pengerjaan proyek berada tak jauh dari Rumah Dinas Bupati.

Halaman:

Editor: Dodi Ferdian

Tags

Terkini

X