Listrik 450 VA ditiadakan, Daya Listrik Masyarakat Prasejahtera Ditambah Jadi 900 VA dan 1.200 VA

- Selasa, 13 September 2022 | 16:44 WIB
Penghapusan daya listrik 450 VA menjadi 900 VA (Dok. HALLO SUKABUMI)
Penghapusan daya listrik 450 VA menjadi 900 VA (Dok. HALLO SUKABUMI)

HALUANRIAU.CO, NASIONAL - Pemerintah dan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI menyepakati kenaikan daya bagi pelanggan listrik masyarakat prasejahtera yang menerima subsidi.

Ketua Banggar, Said Abdullah menerangkan, masyarakat miskin yang berlangganan daya listrik 450 VA akan dinaikkan menjadi 900 VA dan 900 VA menjadi 1.200 VA. Kendati demikian, golongan masyarakat miskin akan mendapatkan subsidi tarif listrik.

"Kami sepakat dengan pemerintah untuk (menaikkan, red) 450 VA menjadi 900 VA, dan 900 VA jadi 1.200 VA," kata Said, pada rapat Panitia Kerka (Panja) dengan Kemenkeu tentang RUU APBN 2023, di Gedung DPR RI, Senin (12/9/2022).

Aturan perihal kelompok yang berwenang memperoleh subsidi tarif listrik tertuang dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 29 Tahun 2016 tentang Mekanisme Pemberian Subsidi Tarif Tenaga Listrik untuk Rumah Tangga.

Kebijakan pada Pasal 2 ayat (1) menyebutkan bahwa subsidi tarif listrik untuk rumah tangga dilaksanakan melalui PLN dan diberikan kepada pelanggan rumah tangga dengan daya 450 VA dan 900 VA masyarakat prasejahtera yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Baca Juga: Gandeng Sumitomo, Progres PLTA Kayan Signifikan

Berdasarkan penilaian Ketua Banggar itu, dengan ditiadakannya daya listrik 450 VA maka permintaan listrik akan meroket naik sehingga terjadi pengurangan pada oversupply.

Said mengutarakan, tahun ini kondisi surplus listrik PLN sampai 6 gigawatt (GW) dan akan meningkat menjadi 7,4 GW di 2023, terlebih lagi diperkirakan mencapai 41 GW di 2030.

"Kalau nanti EBT masuk maka tahun 2030 PLN itu ada 41 giga oversupply. Bisa dibayangkan kalau 1 GW itu karena kontrak take or pay maka harus bayar Rp3 triliun, sebab per 1 giga itu (bebannya, red) Rp3 triliun," jelas dia.

Dari segi pelanggan, masyarakat ini akan bertambah sejahtera seiring dengan melonjaknya pasokan listrik.

"Kalau 450 VA naik ke 900 VA, kita bela betul orang miskin, jangan kemudian dia lagi mencuci baju (dengan mesin cuci, red) tiba-tiba suruh matiin dulu (mesinnya, red) karena kulkas mari (akibat listrik tidak cukup, red)," ujar Said.

Di samping itu, Said berharap PT PLN (Persero) tidak tarik tarif lagi ke masyarakat. Ia menilai pemerintah dapat menugaskan PLN untuk mengganti daya secara teknis.

"Kalau dari 450 VA kita naikkan 900 VA kan nggak perlu biaya. PLN tinggal datang ngotak atok kotak meteran," terang Said.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Rapimda Demokrat Riau Siapkan Kemenangan AHY di 2024

Minggu, 20 November 2022 | 21:30 WIB
X