Bawaslu Didesak Proses Temuan Kecurangan Pemilu di Rokan Hulu

- Jumat, 17 Mei 2019 | 00:34 WIB
IMG-20190517-WA0011
IMG-20190517-WA0011

PASIR PENGARAIAN (HR)-Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Rokan Hulu (Rohul) didesak untuk  memroses temuan terkait dugaan kecurangan yang terjadi saat Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019 di kabupaten setempat.

Desakan itu disampaikan puluhan massa yang tergabung dalam Aksi Masyarakat dan Mahasiswa Tambusai Utara (AMMTU) Kabupaten Rohul kala menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bawaslu Rohul, Rabu (16/5).

Dalam keterangan pers, Koordinator AMMTU, Irwansyah Tambusai mengatakan sejumlah tuntutan disampaikan kepada Bawaslu didasari atas temuan kecurangan pemilu di kawasan setempat.

"Ada indikasi kecurangan yang kami temukan di lapangan. Temuan itu diantaranya adanya C1 asli yang di buang di parit, dan ditemukannya C1 yang tidak sesuai prosedur. Ini terjadi di daerah pemilihan 2 yang meliputi Kecamatan Tambusai dan Tambusai Utara, Rohul," ujar Irwansyah.

Atas hal itu, mereka meminta Bawaslu memroses indikasi kecurangan tersebut. Kemudian, mereka mendesak untuk diadakan pemungutan suara ulang.

"Kami meminta Bawaslu jangan menutup mata atas indikasi kecurangan yang  telah terjadi," kata dia.

Selanjutnya, massa aksi meminta Bawaslu agar membuktikan komitmennya dalam menegakkan keadilan dengan menindaklanjuti laporan dan temuan pelanggaran sesuai prosedur dan independensi yang tinggi.

"Intinya kami hanya ingin keadilan ditegakkan, sehingga bisa mewujudkan pesta demokrasi yang damai," sebut Irwansyah.

Irwansyah berharap agar tuntutan mereka diakomodir oleh Bawaslu. Jika tuntutan ini tidak diindahkan, mereka bakal kembali melakukan aksi serupa dengan jumlah massa yang lebih besar.

"Tadi (kemarin,red) kita turun memang baru puluhan. Karena kita ingin melihat reaksi Bawaslu dan besok (hari ini, red) pagi kita akan turun lagi bersama masyarakat," pungas Irwansyah mengingatkan.(dod)

Editor: Dodi Ferdian

Tags

Terkini

X