Jokowi Minta Pendukung di Tangerang Gaspol

- Senin, 8 April 2019 | 10:09 WIB
01 08-02 HL1==Jokowi saat mengikuti Karnaval 'Indonesia Satu' di Kota Tangerang, Banten. (DETIK)
01 08-02 HL1==Jokowi saat mengikuti Karnaval 'Indonesia Satu' di Kota Tangerang, Banten. (DETIK)

Jakarta (hr)- Calon presiden petahana, Joko Widodo atau Jokowi melakukan kampanye terbuka di pusat kota Tangerang, Banten, Minggu (7/4). Dalam orasinya, Jokowi mengingatkan bahwa waktu yang tersisa menjelang pencoblosan Pilpres 2019 hanya 10 hari. Di sisa waktu tersebut, Jokowi meminta para pendukungnya berjuang total.

"Jangan kasih kendor, jangan kasih kendor. Harus terus gaspol," seru Jokowi.

Jokowi juga mengingatkan, dalam 10 hari ke depan para pendukung jangan mudah terprovokasi. Apalagi terkena hasutan, informasi hoaks dan fitnah.

"Hati-hati, jangan sampai kita terkena hasutan fitnah, hasutan-hasutan hoaks," ucap dia.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini berpesan Pilpres 2019 harus diisi dengan kegembiraan. Jangan sampai antar tetangga, saudara, kerabat bermusuhan dan tidak saling sapa karena beda pilihan politik.

"Saya titip pesta demokrasi harus kita isi dengan kerukunan, isi dengan persaudaraan. Jaga persatuan dan kesatuan," ujarnya.

Sebelum menutup orasi politiknya, Jokowi kembali mengimbau agar para pendukungnya mengenakan seragam putih saat mendatangi TPS pada 17 April mendatang. Selain itu, para pendukung diminta mengajak saudara dan tetangga untuk berbondong-bondong ke TPS guna mencoblos Jokowi- Ma'ruf Amin.

Cawapres Ma'ruf Amin mendapat kesempatan memimpin doa dalam Karnaval Indonesia Bersatu di Tangerang. Ma'ruf berdoa agar bangsa ini tidak bubar bahkan punah.

Sebelum pembacaan doa, capres Jokowi terlebih dahulu menyampaikan orasi politik. Setelahnya, Ma'ruf Amin memimpin doa sebagai penutup acara karnaval. Namun sebelum doa dimulai, Ma'ruf bertanya kepada peserta apakah siap memenangkan Jokowi-Ma'ruf Amin.

"Sebelum doa saya tanya. Siap memenangkan 01? Yakin? Pasti? Janji? Alhamdulillah," tanya Ma'ruf di atas panggung karnaval, kawasan Pasar Lama, Kota Tangerang, Banten.

Dengan membacakan bismillah, Ma'ruf memulai doanya. Ma'ruf meminta pada yang kuasa agar karnaval selalu dirahmati oleh Allah. Selain itu Ma'ruf meminta agar Indonesia menjadi negara yang sejahtera.

"Jadikanlah negara kami negara yang kuat, negara yang maju, negara yang sejahtera, negara yang adil dan makmur," ujar Ma'ruf.

Ma'ruf juga memanjatkan agar Indonesia selalu menjadi negara yang bersatu. Ia memohon agar Indonesia menjadi negara dihindari dari permusuhan.

"Negara yang seluruh penduduknya aman dan damai, bukan negara yang bubar, bukan negara yang punah. Bukan yang negara yang terjadi persengketaan di dalamnya," lanjutnya.

Di akhir doa, Ma'ruf memohon agar Indonesia Indonesia menjadi negara yang penduduknya berakhlak baik. Tak lupa Ma'ruf memohonkan kemenangan untuk Jokowi-Ma'ruf pada Pilpres 2019.

"Ya Allah jadikanlah kami bangsa yang beradab, bangsa yang selalu mengedepankan akhlakul karimah. Ya Allah ya Tuhan kami berikanlah kemenangan kepada kami pasangan 01 di dalam pilpres yang akan datang," tutupnya. (mdc, dtc, rol)

Editor: redaktur haluan

Tags

Terkini

X