Eks Timses Jokowi-Ma'ruf Jadi Ketua Seleksi KPU, Demokrat: Penyelenggara Harus Kredibel, Jujur dan Independen

- Selasa, 12 Oktober 2021 | 19:44 WIB
Logo KPU (Foto: Dokumentasi KPU)
Logo KPU (Foto: Dokumentasi KPU)

HALUANRIAU.CO, POLITIK - Penetapan 11 orang yang tergabung dalam Tim Panita Seleksi (Pansel) Calon Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Calon Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) periode 2022-2027 oleh Presiden Jokowi disambut dengan sentimen negatif oleh Demokrat.

Hal ini karena Deputi IV Kantor Staf Presiden Bidang yakni Juri Ardiantoro terpilih menjadi Ketua merangkap Anggota tim Pansel merupakan mantan Timses Jokowi-Ma’ruf di Pilpres 2019 lalu.

Merespon hal tersebut, Anggota Komisi II dari Fraksi Partai Demokrat Anwar Hafid menekankan bahwa untuk berlangsung Pemilu yang jujur dimulai dari tim seleksi ini.

“Kejujuran pemilu kita dimulai dari integritas tim seleksi. Saya berharap integritas itu dimiliki oleh pansel,” kata Anwar kepada wartawan, Selasa (12/10/2021).

Baca Juga: Moeldoko Tak Mau Damai dengan ICW Soal Kasus Ivermectin

Penetapan tim pansel tersebut dinilai tidak kredibel, jujur dan independen. Karena mereka lah yang bakal menentukan para penyelenggara Pemilu ini.

“Karena dari pansel kita akan memilih penyelenggara yang kredibel, jujur dan independen yang bisa menjaga marwah demokrasi dan pemilu kita,” jelas Anwar.

Lebih jauh, Anwar meragukan sikap netralitas pansel penyelenggara pemilu tersebut.

“Kata kunci integritas dalam konteks pemilu adalah menjamin bahwa proses, termasuk aktor yang akan menjalankan tahapan pemilu benar-benar berdiri diatas netralitas dan tidak berpihak,” imabunya.

Halaman:

Editor: Taufik Ilham

Sumber: Indozone.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X