Setelah Pecat Pegawai karena Tak Lulus TWK, KPK Justru Bersedia Kerja Sama dengan Institute Novel Baswedan dkk

- Jumat, 8 Oktober 2021 | 17:02 WIB
Ilustrasi  |  Sumber : kpk.go.id
Ilustrasi | Sumber : kpk.go.id

HALUANRIAU.CO, JAKARTA - Setelah memecat pegawainya yang tidak lulus Tes wawasan Kebangsaan (TWK), Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron, justru menyatakan lembaganya terbuka untuk berkolaborasi dengan siapa pun terkait pemberantasan korupsi.

Kolaborasi itu pun termasuk dengan IM57+ institute bentukan para mantan pegawai KPK yang dipecat karena tidak lulus TWK.

Kolaborasi, kata Ghufron, dimungkinkan jika memang nantinya lembaga tersebut memiliki visi dan misi serupa dengan KPK.

"Mungkin nanti dengan IM57+ itu kalau memang komitmen dan juga orientasi kelembagaannya adalah memberantas korupsi, tentu KPK akan terbuka melakukan kolaborasi dengan setiap apa pun," ujar Ghufron di Gedung KPK, Jumat (8/10/2021).

Baca Juga: Pertengkaran Dipicu Permasalahan Ekonomi, IRT Pesankan Jaga Anak-anak Lalu Gantung Diri

Ghufron mengaku belum mengetahui lebih jauh mengenai IM57+ institute bentukan para mantan pegawai KPK itu.

Kendati demikian, dia memastikan KPK akan tetap menjalankan kerja-kerja pemberantasan dengan menggandeng seluruh elemen masyarakat, organisasi masyarakat, atau lembaga lainnya.

"Saya tidak memahami apa orientasi ataupun motivasi teman-teman mendirikan 57 ya," kata Ghufron.

"Sekali lagi yang jelas KPK akan terus melakukan pemberantasan korupsi bekerja sama dengan segenap lapisan masyarakat, termasuk dengan siapa pun," tutupnya.

Sebagai informasi, Novel Baswedan dan 57 pegawai KPK yang tak lolos asesmen TWK mendeklarasikan pendirian Indonesia Memanggil 57 plus Institute (IM57+ Institute).

Halaman:

Editor: Bagus Pribadi

Sumber: Kumparan.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

DPP PDI Perjuangan Umumkan Ketum dan Sekjen BMI

Senin, 22 November 2021 | 18:48 WIB
X