Gerombolan KSP Moeldoko Diduga akan Gelar HUT Ilegal Atasnamakan PD di Banten, Demokrat: Memalukan

- Jumat, 10 September 2021 | 19:08 WIB
Agus Harimurti Yudhoyono. (Istimewa)
Agus Harimurti Yudhoyono. (Istimewa)

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU - Beberapa hari terakhir beredar surat undangan untuk menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-20 Partai Demokrat, di Hotel JHL Solitaire Gading Serpong, Tangerang, Banten, pada Jumat (10/9/2021) malam.

Undangan yang mengatasnamakan pendiri Partai Demokrat dengan Ketua Panitia, Djoko Setyo Widodo juga mencantumkan rangkaian acara yang akan diisi dengan sambutan Moeldoko dan Penitipan Partai Demokrat oleh Prof S. Budhisantoso kepada Moeldoko.

Menyikapi hal tersebut, Kepala Bakomstra DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra menyatakan hal itu sangat memalukan.

“Sangat memalukan. Gerombolan KSP Moeldoko yang diduga akan menyelenggarakan acara HUT illegal di Banten, masih saja berani mengatasnamakan Partai Demokrat," tegasnya.

Herzaky menambahkan, modus mencatut nama senior dan pendiri partai juga masih mereka lakukan.

Baca Juga: Lisa BLACKPINK Jelaskan Alasan Beri Judul Lagu LALISA dalam Debut Solonya

Perihal kabar undangan ini justru diketahui DPP Partai Demokrat dari pihak Prof. Budi (Mantan Ketua Umum Partai Demokrat) yang merasa tidak nyaman karena namanya dicatut oleh mereka yang tidak bertanggung jawab.

“Justru pada acara puncak Dua Dekade Partai Demokrat 9 September malam tadi, Ketua Umum AHY telah memberikan Penghargaan ‘Pejuang Demokrat’ kepada 35 sesepuh dan senior partai. Mereka yang selama ini konsisten berjuang menjaga kehormatan dan kedaulatan Partai, di antaranya Prof. Subur Budhisantoso, Amir Syamsuddin, E.E Mangindaan, Wayan Sugiana, dan Denny Sultani Hasan,” tuturnya.

Menurut Herzaky, sikap memalukan dan tidak beretika ini terus menerus dipertontonkan pihak KSP Moeldoko.

Hal itu dibuktikan saat KSP Moeldoko memasukkan gugatan di Pengadilan TUN Jakarta. Di mana tertera dalam gugatannya status pekerjaan sehari-hari Moeldoko adalah sebagai Ketua Umum Demokrat, bukan sebagai Kepala Staf Presiden (KSP).

Halaman:

Editor: Bagus Pribadi

Sumber: Rilis

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BEM UI Tuding Firli Bahuri Bawa Kemunduran KPK

Kamis, 21 Oktober 2021 | 15:16 WIB

Bahan Olahan Karet Naik, Pinang Turun

Selasa, 19 Oktober 2021 | 16:41 WIB

Pemerintah China Minta Apple Hapus Aplikasi Alquran

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 15:35 WIB
X