Risma Marah-marah ke Himbara Diduga Sudah Diatur, F-Gerindra: Hentikanlah Politik Drama Korea Itu

- Jumat, 10 September 2021 | 18:47 WIB
Menteri Sosial Tri Rismaharini (tengah). (Twitter/@KemensosRI)
Menteri Sosial Tri Rismaharini (tengah). (Twitter/@KemensosRI)

“Apa namanya? Pencitraan drama Korea, drakor. Seakan-akan ada Menteri marah-marah sama pejabat bank untuk bela rakyat, padahal Kementeriannya kirim surat suruh bank ini ngeblokir,” kata Andre Rosiade.

Alasannya membahas ‘pencitraan drama Korea’ itu adalah karena Komisi VI DPR bermitra dengan bank Himbara.

“Kenapa saya bicara? Karena ini kita Komisi VI bermitra dengan bank Himbara, jangan sampai ada untuk meningkatkan pencitraan drama Korea, bank Himbara kita dikorbankan,” ujar Andre Rosiade.

Oleh karena itu, dia meminta agar politik drama Korea semacam itu segera dihentikan, agar tidak ada lagi instansi yang dikorbankan.

“Hentikanlah politik drama Korea untuk pencitraan, sehingga mengorbankan institusi negara yang lain,” ucap Andre Rosiade.

Baca Juga: Anak Lelaki 13 Tahun Dicabuli, Diancam Senjata Tajam

Apalagi setelah drama tersebut, Kemensos kembali mengirimkan surat kepada bank Himbara untuk membuka blokir akun bansos tersebut.

“Setelah drama Korea marah-marah dilakukan, lalu Kemensos kirim surat lagi menyuruh membuka blokir itu. Kalau tadi tukang blokir itu namanya Rahmat Kusnadi, tukang buka blokir itu dengan jabatan yang sama namanya Heri Kris Sritanto, Direktur Jaminan Sosial Keluarga,” tutur Andre Rosiade.

Dia menekankan bahwa dugaan tersebut tidak sembarang disampaikan, karena ada data yang jelas.

“Datanya ada, enggak mungkin bank berani ngeblokir kalau enggak ada perintah,” ujar Andre Rosiade.

Halaman:

Editor: Bagus Pribadi

Sumber: PikiranRakyat.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Azwendi Jabat Ketua DPC Demokrat Pekanbaru

Senin, 1 Agustus 2022 | 18:53 WIB

Resmi! Raphinha Selangkah Lagi ke Barcelona

Selasa, 12 Juli 2022 | 19:01 WIB
X