Walikota Tegaskan Bus TMP Bukan untuk Bisnis

- Jumat, 10 Januari 2020 | 06:35 WIB
56974138272-screenshot_20190117_195453
56974138272-screenshot_20190117_195453






PEKANBARU (HR)- Walikota Pekanbaru, Firdaus, MT, menegaskan, pengoperasian bus Trans Metro Pekanbaru (TMP) melalui perusahaan daerah bukan untuk mencari keuntungan atau bisnis.





Melainkan untuk memberikan pelayanan transportasi yang layak kepada masyarakat Kota Pekanbaru.





" Ini yang perlu kita luruskan,  bus TMP itu bukan untuk bisnis, tapi merupakan pelayanan," tegasnya, Kamis (9/1).





Penegasan yang disampaikan menanggapi pengalokasian subsidi oleh Pemerintah Kota Pekanbaru kepada perusahaan PT. Trans Metro Pekanbaru Madani (TPM) selaku anak perusahaan BUMD yang mengelola bus TMP.





Wako, menjelaskan, di tiap daerah bahkan di negara yang mengoperasikan transportasi massal tidak ada satupun yang tidak memberikan subsidi untuk biaya operasionalnya.





"Bahkan di Jakarta yang penumpangnya sudah melimpah-limpah, itu masih tetap disubsidi. Karena yang namanya angkutan massal, itu adalah pelayanan (servis). Servis dari pemerintah kepada masyarakat dengan cara mensubsidi tiket," jelasnya.





Untuk bus TMP, dari harga tiket normal sebesar Rp7.000, diberikan subsidi sebesar Rp3.000 oleh pemerintah kota. Sehingga untuk satu tiket, masyarakat atau pengguna jasa bus TMP hanya mengeluarkan biaya Rp4.000.





"Kalau kita jual Rp7.000, itu tentu sangat membebani masyarakat. makanya kita bantu dengan subsidi sebesar Rp3.000 untuk satu tiket," tegasnya.

Halaman:

Editor: Eka Buana Putra

Terkini

X