Tahun 2040 Pemerintah Bakal Stop Penjualan Mobil dan Motor Bensin

- Kamis, 14 Oktober 2021 | 11:35 WIB
Ilustrasi (Foto: Syahid Sundana dari Pixabay)
Ilustrasi (Foto: Syahid Sundana dari Pixabay)

HALUANRIAU.CO, OTOMOTIF - Demi mewujudkan nol emisi karbon atau net zero emission (NZE) pada 2060, pemerintah RI berencana menyetop penjualan kendaraan bermotor berbahan bakar bensin.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengungkap pemberhentian penjualan mobil dan motor konvensional targetnya berlaku mulai 2040. Berbarengan dengan berbagai macam target lainnya.

"Di tahun 2040, bauran EBT sudah mencapai 71% dan tidak ada PLT Diesel yang beroperasi, Lampu LED 70%, tidak ada penjualan motor konvensional, dan konsumsi listrik mencapai 2.847 kWh/kapita," katanya dalam keterangan pers, Kamis (14/10/2021) dikutip dari Detik.

Itu hanya salah satunya, secara bertahap upaya untuk mewujudkan nol emisi karbon sudah mulai dilakukan sejak tahun ini.

Baca Juga: Lokakarya Pembangunan Desa Pro Mangrove di Kabupaten Indragiri Hilir

Ada lima prinsip yang akan diwujudkan, yakni peningkatan pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT), pengurangan energi fosil, kendaraan listrik di sektor transportasi, peningkatan pemanfaatan listrik pada rumah tangga dan industri, dan pemanfaatan Carbon Capture and Storage (CCS).

"Kami telah menyiapkan peta jalan transisi menuju energi netral mulai tahun 2021 sampai 2060 dengan beberapa strategi kunci," jelasnya.

Arifin pun menguraikan tahapan pemerintah menuju capaian target nol emisi. Di tahun 2021, pemerintah akan mengeluarkan regulasi dalam bentuk Peraturan Presiden terkait EBT dan retirement coal.

"Tidak ada tambahan PLTU baru kecuali yang sudah berkontrak maupun sudah dalam tahap konstruksi," urainya.

Baca Juga: Kuasa Hukum Kadis ESDM Provinsi Riau Ajukan Pra Peradilan Usai Ditetapkan Sebagai Tersangka Korupsi 

Halaman:

Editor: Taufik Ilham

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X