Peran Pemuda dalam Memperingati Hari Pahlawan

- Rabu, 10 November 2021 | 14:58 WIB
Penulis: Siti Aminah
Penulis: Siti Aminah

Siti Aminah

Mahasiswa Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)
Fakultas Studi Islam Universitas Muhammadiyah Riau

Pemuda yang besar adalah pemuda yang mengenal sejarah  bangsanya. Bangsa Indonesia adalah bangsa yang dijajah selama tiga setengah abad hidup dalam penjajahan Belanda dan ditambah penjajahan Jepang selama tiga setengah tahun.

Kemerdekaan yang selama ini kita rasakan  adalah bukti nyata dari sebuah pengorbanan para pahlawan kita yang telah gugur mempertahankan bangsa Indonesia. Pemuda yang besar adalah pemuda yang menghormati jasa
para pahlawanya. Apabila bangsa Indonesia tidak memiliki pahlawan sama saja bahwa bangsa tersebut belum mempunyai hal yang bisa dibanggakan.

Hari Pahlawan adalah peringatan yang dirayakan pada tanggal 10 November setiap tahunya di Indonesia. Dalam sejarahnya, pemuda memainkan peran penting dalam  menopang kemajuan bangsa.

Banyak tokoh tokoh muncul menjadi pemimpin  di kala mereka masih usia
muda, sebut saja beliau adalah Soekarno Hatta, Sharir, dan Tan Malaka. Jiwa muda yang masih sangat terdidik menjadi modal dalan perubahan. Dari tahun 1908 hingga kemerdekaan 1945, dari peristiwa 14 Januari 1974  hingga reformasi 1998, kolaborasi darah pemuda nan terdidik menjadi kekuatan yang mampu meruntuhkan tirani koloni. Yaitu lahirnya Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 adalah bukti sejarah betapa pemuda memiliki peran penting menjadi inspirator
pemersatu bangsa.

Saat itu peran pahlawan bangsa yang ikut bertempur keras untuk mempertahankan kemerdekaan tanah air, dengan menggunakan senjata api yang sangat minim bahkan kita sendiri tidak percaya bisa menghadapi penjajahan itu dengan bambu runcing, namun para pejuang tak kenal rasa takut bahkan disaat titik darah penghabisan mereka tetap berjuang mempertahankan bangsa Indonesia.

Salah satu tokoh yang terkenal dalam perjuagan itu adalah Bung Tomo yang sanggup mengorbankan semangat para pemuda di Surabaya melalui siaran radio.

Generasi muda ataupun penerus bangsa  kita saat ini adalah jantung utama pembaruan nasional. Semangat pemuda hari ini harus tetap berjalan dan tertanamkan. Sebab, dalam kodisi apapun, pemuda harus tetap berpotensi menjadi penyeimbang dalam ruang sosial sekelilingnya.

Di era yang sangat instan ini, banyak pemuda yang terjebak dalam informasi sosial media yang semakin canggih, dan banyak mengakibatakan serangan budaya luar yang menerjang pola gaya hidup pemuda yang negatif, Contohnya penyalagunaan sosial media yang semakin meningkat, penyalahgunaan narkoba dan prilaku seks bebas yang terus menerus tersebar luas di kalangan
para pemuda.

Halaman:

Editor: Taufik Ilham

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Seberapa Penting Etika Bisnis Dalam E-Commerce

Rabu, 19 Januari 2022 | 10:31 WIB

Etika Bisnis Dalam E -Commerce Pada Merek Dagang

Sabtu, 15 Januari 2022 | 15:29 WIB

SIM Kamu Asli atau Palsu? Berikut Ciri-Cirinya

Rabu, 12 Januari 2022 | 20:07 WIB

Penggunaan Media Sosial Sebagai Alat Diplomasi Digital

Jumat, 31 Desember 2021 | 15:07 WIB

Digital Marketing, Kiat Sukses Kembangkan UMKM

Rabu, 15 Desember 2021 | 09:53 WIB
X