Ganda Putra Bulutangkis Indonesia Berpeluang Bawa Pulang Piala Thomas

- Sabtu, 21 Agustus 2021 | 12:41 WIB
Hendra Setyawan dan Ahsan menjadi salah satu andalan indonesia dalam merebut piala Thomas 2020
Hendra Setyawan dan Ahsan menjadi salah satu andalan indonesia dalam merebut piala Thomas 2020

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU - Indonesia punya peluang besar untuk bisa membawa pulang Piala Thomas 2020 yang akan dilaksanakan pada Oktober 2020 mendatang.

Sejauh ini kekuatan tim bulutangkis Indonesia terutama di sektor putra masih sangat merata dengan tim bulutangkis negara lainnya.

Ganda Putra Indonesia pada pila Thomas diperkirakan akan diisi tiga pasangan yakni Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan dan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto tentu akan menjadi tumpuan utama tim Merah Putih.

Sementara di sektor tunggal putra, Indonesia juga memiliki kekuatan dari Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie dan Shesar Hiren Rhustvito.

Sudah hampir satu dekade piala Thomas lepas dari genggaman Indonesia. Piala itu diraih terakhir pada tahun 2012 lalu setelah di final mengalahkan tim beregu putra Malaysia.

Tahun ini tentunya kesemapatan bagi Ahsan/Hendra Cs untuk merebut kembali piala yang merupakan lambang supremasi bulutangkis tersebut.

“Strateginya dua ganda dan satu tunggal. Yang dari pemain tunggal bisa siapa saja. Yang penting sektor ganda ini yang nggak boleh lepas,” kata Legenda bulutangkis Indonesia, Hariyanto Arbi menukil dari Jawapos.com.

“Untuk kejuaraan beregu, pressure-nya nggak sebesar Olimpiade. Apalagi, setelah Olimpiade itu, mereka jadi bisa evaluasi bagaimana mengatasi tekanan tersebut,” lanjut sang Juara Dunia 1995 yang pernah empat kali mengangkat Piala Thomas itu.

Selain optimistis di sektor ganda, Hariyanto Arbi juga menyoroti pemain tunggal putra Indonesia, menyusul keberhasilan Anthony meraih medali perunggu di ajang Olimpiade Tokyo 2020, kemarin. Menurut dia, pencapaian di Tokyo bisa menambah kepercayaan diri Anthony di perhelatan Piala Thomas 2020 nanti.

Tapi, lanjut Hariyanto, peluang juga bisa datang dari Jonatan maupun Shesar. “Hanya, di Olimpiade memang berbeda tekanannya. Ginting bisa ambil pelajaran dari situ. Nanti ketemunya pemain yang itu-itu saja. Jadi, siapa yang lebih siap saja. Bisa saja malah mereka (Jonatan dan Shesar) yang bikin kejutan. Karena tidak diunggulkan, pressure lebih rendah. Tinggal lihat kesiapan di lapangan,” tuturnya.

Halaman:

Editor: Eka Buana Putra

Tags

Terkini

Valentino Rossi: Aku Rindu Balapan

Kamis, 24 November 2022 | 14:41 WIB

Bangkalis Juara Umum Porprov X Riau

Selasa, 22 November 2022 | 14:01 WIB

Menpora Buka Porwanas XIII di Malang

Selasa, 22 November 2022 | 01:35 WIB
X