Anthoni Ginting Kalah, Harapan Emas Indonesia Tinggal di Ganda Putri Bulutangkis

- Minggu, 1 Agustus 2021 | 19:51 WIB
Ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu. /(Dok. NOC Indonesia)
Ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu. /(Dok. NOC Indonesia)

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU-Harapan medali emas Olimpiade Tokyo 2020 bagi Indonesia hanya tinggal pada pasangan Ganda Putri, Greysia Polii/Apriyani Rahayu yang akan bertanding menghadapi pasangan ganda putri dari China Chen Qing Chen/Jia Yi Fan, pada final Olimpiade 2021.

Hal ini setelah seluruh pebulutangkis Indonesia telah gugur di semua nomor.

Terakhir kekehalahan diderita tunggal putra Anthony Ginting yang harus mengakui keunggulan juara bertahan Olim piade Rio De Jenairo, Chen Long dua gim langsung 16 -21 dan 11 -21 yang dilangsungkan di Musashino Forest Plaza, Minggu (1/8/2021) siang WIB.

Anthoni hanya bisa memperebutkan medali Perunggu menghadapi pemain kejutan dari Guatemala, Kevin Cordon.

Hal itu menjadikan harapan satu satunya berada di pundak Greysia Polii dan Apriyani Rahayu untuk menjaga emas Indonesia dari cabang bulutangkis dan Olimpiade tetap bisa dibawa pulang ke Indonesia.

Greysia/Apriyani dihantui rekor kurang bagus saat berjumpa dengan ganda putri nomor dua dunia tersebuty. Sembilan pertemuan, tiga kemenangan yang hanya bisa diraih, sementara enam lainnya diakhir dengan kekalahan.

Meski begitu, peta kekuatan pertandingan berpotensi tricky karena terakhir kali kedua pasangan bertemu di fase grup BWF World Tour Finals 2018, yang dimenangkan oleh Chen/Jia secara rubber game.

Indonesia nyaris selalu memenangi medali emas di cabang bulutangkis sejak debut di Olimpiade pada 1992. Indonesia hanya sekali gagal meraih emas di kejuaraan ini yaitu pada Olimpiade London 2012.

Namun apapun hasil yang akan didapat nantinya di final, ganda terbaik Indonesia tersebut sudah mengukir sejarah bagi Bulutangkis Indonesia, karena pertama kalinya ganda putri Indonesia lolos hingga ke final. Sebelumnya perjuangan ganda putri Indonesia selalu terhenti di 16 besar saja.

Editor: Eka Buana Putra

Sumber: detik.com

Tags

Terkini

X