43 Ekor Sapi Terindikasi PMK, Puskeswan Siak Himbau Masyarakat Agar Selalu Waspada

- Jumat, 24 Juni 2022 | 18:16 WIB
 (Sugianto/HRC)
(Sugianto/HRC)

HALUANRIAU.CO, SIAK - Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Kabupaten Siak melakukan sosialisasi tentang penyakit mulut dan kuku Sapi di Aula Kecamatan Tualang, beberapa Minggu yang lalu.

Dalam sosialisasi tersebut, Kadis Peternakan Kabupaten Siak, Susilawati melalui Kabid Puskeswan Kabupaten Siak, Giatno mengingatkan masyarakat untuk selalu hati-hati terhadap penyakit hewan Mulut dan Kuku ini, karena sebelumnya ada identifikasi PMK di Kampung Maredan, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak.

"Ada identifikasi PMK di Maredan, Tim PKH Riau sudah ambil sampel kemarin dan saat ini menunggu hasilnya," kata Giatno kepada haluanriau.co, Kamis (23/06/2022).

Giatno meminta masyarakat untuk tetap hati-hati, jaga kesehatan hewan terutama sapi. Karena Update Data Kasus PMK pada hari Ini, Kamis  (23/06/2022), ada dua kecamatan yang terinfeksi, selanjutnya ada lima kampung yang terinfeksi.

"Jadi, total hewan terinfeksi di Kabupaten Siak ada 43 ekor, yang sakit 27 ekor, sembuh 14 ekor, mati 1 ekor dan yang dipotong paksa 1 ekor," jelasnya.

Baca Juga: Fakultas Psikologi UIR Raih Hibah Penelitian Pengembangan Kurikulum dari Kemendikbukristek RI

Kecamatan yang sudah terinfeksi yakni Kecamatan Tualang, Kampung  Meredan 8 ekor, yang sakit 0, sembuh 8 ekor, selanjutnya Kampung Perawang Barat, terinfeksi, 1 ekor; Sakit, 0; sembuh, 1; Kampung Tualang serta jumlah terinfeksi, 1 ekor; sakit, 0; sembuh, 0; potong paksa, 1 ekor dan selanjutnya Kampung Tualang Sakti, jumlah terinfeksi, 3 ekor; sakit, 3 ekor; potong paksa, 0; total sakit, 3 ekor.

Sementara itu, kata Giatno, kecamatan kedua yaitu Kecamatan Kandis, Kampung Pencing Bekulo, jumlah terinfeksi, 30 ekor; sakit, 24 ekor; sembuh, 5 ekor dan Mati, 1 ekor.

"Apabila ternak masyarakat kenak penyakit PMK ini, tentu kesehatan sapi menurun, sapi tidak mau makan dan berat sapi menurun. Guna menghadapi Idul Adha ini, Puskeswan Kabupaten Siak sudah melakukan sosialisasi agar masyarakat hati-hati jangan beli sapi dari luar, pastikan sehat," himbauanya.

"Kita siap hadir untuk membantu cek kesehatan hewan. Semua stakeholder baik itu pak BhabinKabtimas untuk dapat membantu agar hewan dibeli tetap sehat," pungkasnya.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Witan Sulaeman Resmi Gabung AS Trencin

Selasa, 9 Agustus 2022 | 17:53 WIB

Lisandro Martinez Resmi Berseragam MU

Rabu, 27 Juli 2022 | 19:45 WIB

Barcelona Desak Frenkie de Jong Pergi ke MU

Kamis, 14 Juli 2022 | 23:22 WIB

Wahai Ronaldo, Kemanakah Engkau Kan Pergi?

Rabu, 13 Juli 2022 | 12:08 WIB

Legenda MU Kembali Merantau ke MLS

Selasa, 12 Juli 2022 | 12:49 WIB

Ousmane Dembele 'Sang Pelanggan BPJS' Is Back!

Senin, 11 Juli 2022 | 09:52 WIB

Chelsea Mau Rebut De Jong, Karma Bagi MU?

Sabtu, 9 Juli 2022 | 16:21 WIB

Sadar, Tapi Ingin Pertahankan, Itulah MU!

Sabtu, 9 Juli 2022 | 15:55 WIB

Angel di Maria Resmi Gabung Juventus

Sabtu, 9 Juli 2022 | 12:50 WIB
X