Aturan Tim Penjaring Jadi Preseden Buruk KONI, Sanusi: Kita Gandeng KONI Daerah dan Cabor Untuk Lebih Baik

- Kamis, 25 November 2021 | 08:49 WIB

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU-Tim penjaringan calon Ketua Umum KONI Riau, periode 2021-2025, telah menyelesaikan rapat pleno bersama KONI Riau, untuk penetapan persyaratan pendaftaran calon ketua umum. Namun sayangnya, tim penjaringan dan KONI Riau telah membuat preseden buruk bagi KONI Riau sendiri, karena membuat aturan tanpa mengindahkan hasil rakerprov KONI Riau bersama Pengprov cabor dan KONI Kabupaten Kota.

 

Ketua tim penjaringan calon Ketua Umum KONI Riau, Zulkifli Indra bersama tim lainnya, membuat aturan dukungan yang diluar kewajaran seperti yang telah dijalankan oleh KONI pusat dan juga KONI Provinsi se Indonesia. Dimana tim penjaringan menghapus syarat dukungan calon harus di dukung minimal oleh 4 Kabupaten Kota dan 15 cabang olahraga yang sah.

 

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Ketua Persatuan Angkat Berat Riau, Sanusi Anwar, yang kembali bersuara untuk meluruskan aturan pemilihan calon ketua umum KONI. Menurutnya, seharusnya tim penjaringan mengikuti aturan yang telah dipakai selama ini, bahkan sudah ditetapkan dalam rakerprov KONI Riau di komisi B. Selain itu aturan yang dikeluarkan oleh tim penjaring bersama KONI Riau, aturan yang tidak pernah dibuat oleh KONI Provinsi se Indonesia, bahkan KONI pusat juga tidak pernah membuat aturan sendiri.

 

“Kalau kita baca aturan yang dibuat oleh tim penjaringan dan hasil pleno bersama KONI Riau, ini sudah membuat preseden buruk bagi KONI Riau. Tidak pernah ada aturan yang menyamakan KONI Kabupaten Kota dengan pengprov cabor, dalam persyaratan pemilihan calon ketua. Ini namanya KONI dan tim penjaring telah melemahkan KONI Kabupaten Kota, dan menganggap remeh hasil rakerprov KONI bersama anggotanya bulan April lalu,” kata Sanusi Anwar.

 

“Seharusnya KONI dan tim penjaring menghormati hasil rakerprov, jangan membuat aturan yang membuat situasi menjadi kisruh. Mari sama-sama kita menjalani aturan dengan menggandeng KONI Kabupaten Kota, dan Pengprov cabor, bukan malah membuat aturan karena adanya salah satu calon tidak memperoleh dukungan KONI Kabupaten Kota,” tambah Sanusi.

Halaman:

Editor: Nurmadi

Tags

Terkini

Shin Tae-yong Tagih Janji PSSI yang Belum Terpenuhi

Rabu, 12 Januari 2022 | 15:31 WIB

Mantan Gelandang MU, Dirumorkan Merapat ke 'KKB'

Rabu, 12 Januari 2022 | 11:16 WIB
X