Kecam Ifiaramadani Atas Prilaku Rasismenya ke Pemain Crystal Palace Wilfried Zaha

- Senin, 1 November 2021 | 13:57 WIB
Wilfried Zaha (instgram @mcsi_indonesia,@liputantimnas)
Wilfried Zaha (instgram @mcsi_indonesia,@liputantimnas)

Baca Juga: Walau Menang Lawan Tottenham Hotspur, Masa Depan Ole Gunnar Solskjaer Belum Aman

Pada bulan Februari, Zaha mengatakan dia akan berhenti berlutut sebelum pertandingan. Dia menilai berlutut sebelum pertandingan bukan cara yang tepat untuk mengatasi rasialisme.

Menurut Zaha, pemain bahkan harus berdiri tegak dibanding berlutut yang dalam pandangannya seperti merendahkan.

Pertandingan Man City vs Crystal Palace sendiri merupakan laga pekan ke-10 Liga Inggris 2021-2022. The Citizens terpaksa menelan pil pahit di kandang sendiri usai dikalahkan Crystal Palace 0-2.

Wilfried Zaha tampil gemilang sepanjang laga dan mampu menyumbangkan satu gol untuk Crystal Palace dalam laga ini.

Gol tersebut membawa Wilfried Zaha menjadi pemain Crystal Palace pertama yang mencetak 50 gol di Premier League. Aksi cemerlang pemain asal Pantai Gading itu bahkan memaksa Man City bermain dengan 10 orang pada babak kedua. Pasalnya, bek Man City Aymeric Laporte mendapatkan kartu merah usai melakukan professional foul kepada Zaha.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Saddil Ramdani Resmi Bertahan di Sabah FC

Rabu, 25 Januari 2023 | 21:25 WIB

Asnawi Menuju Jeonnam Dragons?

Rabu, 25 Januari 2023 | 20:58 WIB

24 Januari, Shayne Pattynama Diambil Sumpah Jadi WNI

Jumat, 20 Januari 2023 | 16:21 WIB

Arsenal Disebut Siap Selamatkan Karir Eden Hazard

Jumat, 13 Januari 2023 | 15:28 WIB

Marco Reus Bakal Susul Ronaldo ke Al Nassr?

Selasa, 10 Januari 2023 | 19:38 WIB

Legenda Timnas Brazil, Pele Meninggal Dunia

Jumat, 30 Desember 2022 | 04:47 WIB

Benzema Pensiun dari Timnas Prancis

Senin, 19 Desember 2022 | 23:49 WIB
X