IPPG Siak Juara Kajurda Sepaktakraw 2021

- Minggu, 31 Oktober 2021 | 23:55 WIB
Ketua PSTI Riau, Rudianto Manurung (tengah, baju hitam) foto bersama dengan pemain dan ofisial yang menjuarai Kejurda Sepaktakraw Riau 2021 di GOR Sepaktakraw Purna MTQ, Ahad (31/10/2021). (Derry/CC HRC)
Ketua PSTI Riau, Rudianto Manurung (tengah, baju hitam) foto bersama dengan pemain dan ofisial yang menjuarai Kejurda Sepaktakraw Riau 2021 di GOR Sepaktakraw Purna MTQ, Ahad (31/10/2021). (Derry/CC HRC)

HALUANRIAU.CO, OLAHRAGA - Meski tak diunggulkan karena diperkuat pemain-pemain muda, IPPG Perawang, Kabupaten Siak, menjadi juara Kejurda Sepak Takraw Antarklub Riau 2021. Dalam final yang berlangsung di GOR Sepak Takraw Purna MTQ, Ahad (31/10/2021), IPPG Perawang berhasil mengalahkan Meranti SC A 2-0 langsung, 21-16 dan 21-17.

Keberhasilan ini menjadi kejutan karena IPPG Siak yang diperkuat pemain-pemain muda berhasil menyingkirkan tim-tim kuat yang diperkuat pemain-pemain senior Riau. Para pemain IPPG Siak adalah pemain-pemain yang baru "lulus" dari PPLP Riau seperti Dion Pramudana, Bibi Syahbani, Julida Fitra, dan Yogi Damara.

Dimulai dari 8 besar atau perempatfinal, Dion Pramudana dkk berhasil mengalahkan Kuansing A dengan rubber game, 18-21, 21-16, dan 22-20. Kuansing A sendiri diperkuat pemain-pemain senior dan berpengalaman seperti Bratha Kusuma, Pontas, dan Hermanto.

Kemudian di semifinal, IPPG Siak berhasil menyingkirkan Meranti B juga lewat permainan tiga set yang melelahkan, 20-22, 21-15, dab 21-13. Meranti B sendiri diperkuat beberapa pemain berpengalaman dan masuk dalam skuad Riau di PON 2021 Papua seperti Angga Kusdaryanto dan Muhammad Hafiz.

Baca Juga: Kasus Terkonfirmasi Positif Covid-19, 2 Orang, Pasien Meninggal Nihil

Sementara itu Meranti SC A yang dimotori Andri Ramadhan lolos ke final setelah mengalahkan PPLP A, 14-21, 21-10, dan 22-20. Sebelumnya, di peremppatfinal, Meranti SC menyingkirkan Sembilu Tembilahan.

Dalam pertandingan tersebut sebenarnya Sembilu Tembilahan yang menang, namun karena menggunakan pemain yang tak terdaftar, klub yang diperkuat pemain-pemain senior seperti Pebi Saputra, Oci Nurhadi, dan Khairul Saputra didiskualifikasi.

Sayangnya, di final, Meranti SC A antiklimaks dan kalah dari IPPG Perawang dua set langsung.

"Keberhasilan ini adalah kerja keras kami yang tak pernah kenal lelah," kata Dion Pramudana, pemain putra termuda di tim Riau yang turun di PON 2021 Papua lalu.

Hal yang sama juga disampaikan Bibi Syahbani. Meski sempat mendapat perawatan saat final, Bibi yang berposisi sebagai tekong tetap bisa melanjutkan pertandingan dan menang.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Isu Pemecatan Pochettino Semakin Kencang

Sabtu, 25 Juni 2022 | 16:07 WIB

Piala Asia 2023 Terancam Dibatalkan

Jumat, 24 Juni 2022 | 13:43 WIB

Duo Spanyol Tertarik Daratkan Paulo Dybala

Kamis, 23 Juni 2022 | 18:28 WIB

Ousmane Dembele Memilih Bertahan di Barcelona

Senin, 20 Juni 2022 | 15:19 WIB

The Special One Tertarik Angkut Saul Niguez

Jumat, 17 Juni 2022 | 17:51 WIB
X